RiauKepri.com, BINTAN — Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, mencatatkan sejarah baru dengan terpilihnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu dari 103 koperasi percontohan nasional. Momen bersejarah ini bertepatan dengan peresmian serentak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).
Presiden Prabowo memimpin peluncuran secara virtual dari Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya koperasi sebagai simbol kekuatan ekonomi rakyat. “Koperasi adalah alatnya rakyat kecil. Seperti lidi, satu rapuh, bersama menjadi kuat,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dan Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar secara simbolis meresmikan Kopdes Merah Putih Kuala Sempang di Bintan.
Kepercayaan ini bukan tanpa alasan. Kopdes Kuala Sempang dinilai memiliki kesiapan kelembagaan yang mumpuni serta kolaborasi lintas sektor yang solid, menjadikannya layak sebagai koperasi model nasional.
“Kami bangga karena salah satu koperasi dari Kepri terpilih sebagai koperasi percontohan nasional. Ini bukti semangat gotong royong masyarakat desa masih hidup dan terus tumbuh,” kata Gubernur Ansar.
Hingga saat ini, dari total 419 desa dan kelurahan di Kepulauan Riau, telah terbentuk 407 Kopdes Merah Putih. Kabupaten Lingga menjadi penyumbang terbanyak dengan 84 koperasi, disusul Natuna 77 koperasi, dan Karimun 71 koperasi. Kabupaten Bintan sendiri mencatat 51 koperasi aktif.
Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam mewujudkan program ini, mulai dari Kanwil Hukum, Ikatan Notaris, Satgas Kopdes, Bupati/Walikota, hingga BUMN seperti BNI, BRI, Pertamina, dan Perum Bulog.
“Kita akan terus kawal keberlanjutan koperasi ini, termasuk mendorong digitalisasi dalam operasionalnya. Ke depan, pembayaran non-tunai akan menjadi standar,” tegasnya.
Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. (RK9)
Editor: Dana Asmara







