Menu

Mode Gelap
Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau Laos Menuju ASEAN Tahun 2045

Pekanbaru

Gubri: Tuah Riau Ada pada Alamnya

badge-check

 Gubernur Riau Abdul Wahid Perbesar

Gubernur Riau Abdul Wahid

RiauKepri.com, PEKANBARU – Provinsi Riau akan merayakan hari jadinya yang ke-68 pada 9 Agustus 2025. Tahun ini, peringatan Hari Jadi Bumi Lancang Kuning mengusung tema “Merawat Tuah, Menjaga Marwah”.

Dalam Dialog Interaktif “Pekanbaru Pagi Ini” yang digelar Studio Pro1 RRI Pekanbaru, Senin (4/8), Gubernur Riau Abdul Wahid menjelaskan makna tema tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat Riau.

“Kata orang Melayu, tuah hutan ada pada rimbanya, tuah sungai ada pada ikannya, tuah manusia ada pada budinya. Di negeri Melayu Riau ini, tuahnya adalah kekayaan alamnya,” ujar Gubri.

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam Bumi Lancang Kuning. Menurutnya, kekayaan alam yang tidak dirawat tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat, bahkan bisa menghilangkan marwah atau kehormatan Riau.

“Merawat tuah menjaga marwah itu setali dengan menjaga harkat dan martabat diri,” tegas Wahid.

Gubri juga menyoroti berbagai persoalan lingkungan seperti kebakaran hutan dan penambangan ilegal yang menurutnya merusak ekosistem dan mengganggu sektor ekonomi, pendidikan, hingga sosial.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelestarian alam, budaya, adat, dan istiadat demi menjaga marwah daerah.

“Kalau tidak dijaga, generasi mendatang tidak akan bisa menikmati kekayaan tersebut. Inilah yang ingin kita lestarikan. Marwah terjaga, adat dan budaya tidak akan hilang. Takkan Melayu Hilang di Bumi,” tutupnya. (Adv)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan

27 Juli 2026 - 16:52 WIB

‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

27 Juli 2026 - 15:30 WIB

Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan

27 Juli 2026 - 10:20 WIB

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

25 Juli 2026 - 07:20 WIB

Trending di Pekanbaru