Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Riau

Gagal Terbang ke Samarinda, Pemuda 27 Tahun Diamankan Bawa 2 Kg Sabu di Bandara Pekanbaru

badge-check

Tersangka saat diamankan polisi. Perbesar

Tersangka saat diamankan polisi.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Seorang pemuda berusia 27 tahun asal Aceh, berinisial I, harus mengubur impian perjalanannya ke Samarinda setelah ditangkap di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat dua kilogram yang disembunyikan dalam koper miliknya, Selasa pagi (5/8/2025).

Penangkapan ini menjadi hasil kerja sama antara Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan petugas Aviation Security (Avsec) bandara. Tersangka I, yang mengenakan topi hitam dan masker, sempat berusaha bersikap tenang saat memasuki area pemeriksaan, namun gerak-geriknya mencurigakan.

“Petugas Avsec kami koordinasikan untuk memantau target, dan benar, ditemukan empat bungkus plastik berisi sabu di dalam kopernya,” ungkap Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Jumat (8/8/2025).

Saat diinterogasi, I mengaku baru pertama kali menjadi kurir narkoba dan diperintahkan oleh seseorang berinisial J. Iming-iming uang tunai sebesar Rp60 juta membuatnya tergiur.

“I mengaku tergiur karena alasan ekonomi. Ini yang sering terjadi, kurir-kurir muda dimanfaatkan oleh jaringan narkoba yang lebih besar,” kata Putu.

Tersangka juga menyebut bahwa dirinya sempat bertemu dengan J dan seorang rekan lainnya berinisial MF sebelum keberangkatan. Informasi ini kemudian membuka jalan baru bagi aparat untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

Koordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah membuahkan hasil: di hari yang sama, pukul 17.00 WITA, pelaku MF berhasil ditangkap di Palu dengan barang bukti sekitar 3 kilogram sabu.

Kini, selain dua unit ponsel milik tersangka I, kepolisian mengantongi berbagai petunjuk baru untuk memburu aktor utama di balik jaringan ini.

“Kami tidak akan berhenti pada kurir. Target kami adalah bandar besar dan pengendali utama. Perdagangan narkotika harus dihentikan dari akar,” tegas Putu. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

25 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau