RiauKepri.com, SELATPANJANG – Memasuki masa pensiun kerap dianggap akhir dari perjalanan karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, berbeda halnya dengan ratusan ASN di Kabupaten Kepulauan Meranti yang justru mendapat dorongan untuk menjadikan masa purna tugas sebagai awal kehidupan baru yang tetap produktif.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan sosialisasi pembekalan pensiun yang digelar PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau di Aula SMA Negeri 1 Tebingtinggi, Selatpanjang, Kamis (21/8/2025).
Lebih dari 100 ASN hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pengetahuan seputar hak kepegawaian, pengelolaan keuangan, hingga peluang memanfaatkan produk perbankan setelah tidak lagi aktif bertugas.
Pemimpin Divisi Konsumer BRK Syariah, Irsyadi Sukri, dalam sambutannya menekankan bahwa pensiun bukanlah akhir pengabdian. Menurutnya, dengan perencanaan yang baik, ASN tetap bisa memberi manfaat untuk keluarga dan masyarakat.
“Banyak orang menganggap pensiun sebagai masa berhenti bekerja. Padahal, ini justru bisa menjadi momentum untuk berkarya di bidang lain. BRK Syariah hadir mendampingi ASN agar siap menghadapi fase ini dengan tenang dan produktif,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Branch Manager BRK Syariah Cabang Selatpanjang, Wiwin Syahputra, memperkenalkan produk khusus bagi pensiunan ASN, yakni Kredit Pensiunan. Produk tersebut dirancang dengan syarat mudah dan bunga kompetitif.
“Harapannya, fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan usaha, investasi kecil, ataupun kebutuhan keluarga. Jadi, pensiunan tidak hanya mengandalkan dana pensiun, tetapi juga bisa terus berdaya,” tutur Wiwin.
Sementara itu, BKD Provinsi Riau melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Endy Novelly, menekankan pentingnya ASN memahami hak dan kewajiban sejak dini.
“Masa transisi ke pensiun sering kali membingungkan. Sosialisasi ini memberi penjelasan jelas mengenai pengurusan hak pensiun, layanan Taspen, hingga fasilitas perbankan. Dengan begitu, ASN bisa lebih siap menjalani masa pensiun tanpa kebingungan,” ungkap Endy.
Selain BRK Syariah dan BKD, kegiatan juga menghadirkan PT Taspen. Melalui pemaparan mereka, peserta mendapat informasi teknis mengenai jaminan hari tua, manfaat pensiun, serta layanan yang dapat dimanfaatkan setelah purna tugas.
Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan ASN peserta kegiatan. Mereka menilai pembekalan ini bukan sekadar memberi kepastian mengenai hak keuangan, tetapi juga membuka wawasan tentang bagaimana tetap produktif setelah pensiun.
Sinergi antara BRK Syariah, BKD Provinsi Riau, dan PT Taspen diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi ASN Kepulauan Meranti dalam menapaki masa purna bakti. Dengan bekal ini, para ASN diharapkan tidak hanya menikmati masa pensiun, tetapi juga mampu terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui aktivitas yang bernilai produktif. (*)







