Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Tegaskan Sinergi TPID untuk Kendalikan Inflasi Daerah

badge-check

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dengan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. F: Ist Perbesar

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dengan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui peran aktif dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara hybrid, Selasa (23/9/2025).

Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian itu memaparkan angka inflasi nasional Agustus 2025 sebesar 2,31 persen (y-on-y) dengan deflasi bulanan -0,08 persen. Tito menyebut rentang ideal inflasi berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen, sehingga tetap menguntungkan produsen sekaligus melindungi konsumen.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menekankan pentingnya intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, terutama menghadapi kenaikan harga beras, daging ayam, dan telur yang dipengaruhi tingginya permintaan serta naiknya harga jagung sebagai bahan baku pakan ternak.

Menanggapi arahan tersebut, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan evaluasi rutin serta pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar.

“Seluruh perangkat daerah terkait dilibatkan agar langkah-langkah pengendalian inflasi dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Dengan sinergi, kita ingin memastikan kebijakan benar-benar memberi dampak positif pada masyarakat,” ujar Elfiani.

Elfiani menambahkan, rapat TPID secara berkala juga menjadi strategi penting Pemko Tanjungpinang dalam menekan gejolak harga pangan sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mengedepankan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menahan laju inflasi. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 31 Juli 2026: Batam, Karimun, Natuna dan Anambas Berpotensi Hujan Ringan

31 Juli 2026 - 00:01 WIB

Hendra Jaya Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Kota Tanjungpinang Periode 2026–2030

30 Juli 2026 - 14:12 WIB

PWI Kepri Konsolidasikan Program Strategis Bersama Pengurus Daerah

30 Juli 2026 - 06:38 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 30 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

30 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 29 Juli 2026: Batam, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

29 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau