Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Tanjungpinang

Arsitektur Melayu Jadi Sorotan Global, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Generasi Muda Peduli Warisan Budaya

badge-check

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual. Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Warisan budaya arsitektur Melayu semakin mendapat perhatian di kancah internasional. Hal itu terlihat dalam Webinar Internasional bertajuk “Warisan Budaya Arsitektur Melayu” yang digelar secara virtual, Senin (29/9/2025), dengan menghadirkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah sebagai pembicara kunci.

Dalam pemaparannya, Lis menekankan bahwa arsitektur Melayu bukan sekadar bentuk bangunan, tetapi juga representasi nilai kehidupan masyarakat Melayu yang sarat makna. “Setiap detail arsitektur Melayu merefleksikan filosofi harmoni, kebersamaan, dan keterhubungan manusia dengan alam. Inilah identitas yang harus terus kita rawat,” ujar Lis.

Menurutnya, pelestarian arsitektur Melayu tidak hanya penting bagi sejarah dan kebudayaan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi melalui pariwisata. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen menjaga bangunan bersejarah sekaligus memperkuat kegiatan kebudayaan agar tetap relevan di tengah arus globalisasi.

Lis juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian warisan budaya. “Kegiatan seperti webinar internasional ini menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas negara. Harapannya, generasi muda semakin peduli terhadap kelestarian arsitektur Melayu dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.

Webinar ini menghadirkan pakar, akademisi, peneliti, dan praktisi budaya dari berbagai negara. Diskusi berjalan interaktif, membahas tantangan sekaligus strategi menjaga eksistensi arsitektur Melayu di era modern.

Lis menilai forum global semacam ini bisa memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama untuk menjadikan arsitektur Melayu sebagai identitas budaya sekaligus daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi dan historis. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 31 Juli 2026: Batam, Karimun, Natuna dan Anambas Berpotensi Hujan Ringan

31 Juli 2026 - 00:01 WIB

Hendra Jaya Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Kota Tanjungpinang Periode 2026–2030

30 Juli 2026 - 14:12 WIB

PWI Kepri Konsolidasikan Program Strategis Bersama Pengurus Daerah

30 Juli 2026 - 06:38 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 30 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

30 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 29 Juli 2026: Batam, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

29 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau