Menu

Mode Gelap
Cuaca Kepri Ahad 10 Mei 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Waspada Angin Kencang Hardiknas, Polsek Bina Widya Beri Kado Bibit Pohon dan Perlengkapan Pendidikan ke Mahasiswa Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut Kepri dan Meranti Perkuat Jalur Maritim dan Layanan Publik Lewat Kerja Sama Strategis DPRD Kota Batam Sahkan Perda Lembaga Adat Melayu (LAM), Perkuat Identitas dan Marwah Budaya Melayu Sukses Gelar Porseni SD/MI Siantan, KKG Tuah Siantan Tuai Apresiasi Disdikpora Anambas

Tanjungpinang

Arsitektur Melayu Jadi Sorotan Global, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Generasi Muda Peduli Warisan Budaya

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual. Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Warisan budaya arsitektur Melayu semakin mendapat perhatian di kancah internasional. Hal itu terlihat dalam Webinar Internasional bertajuk “Warisan Budaya Arsitektur Melayu” yang digelar secara virtual, Senin (29/9/2025), dengan menghadirkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah sebagai pembicara kunci.

Dalam pemaparannya, Lis menekankan bahwa arsitektur Melayu bukan sekadar bentuk bangunan, tetapi juga representasi nilai kehidupan masyarakat Melayu yang sarat makna. “Setiap detail arsitektur Melayu merefleksikan filosofi harmoni, kebersamaan, dan keterhubungan manusia dengan alam. Inilah identitas yang harus terus kita rawat,” ujar Lis.

Menurutnya, pelestarian arsitektur Melayu tidak hanya penting bagi sejarah dan kebudayaan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi melalui pariwisata. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen menjaga bangunan bersejarah sekaligus memperkuat kegiatan kebudayaan agar tetap relevan di tengah arus globalisasi.

Lis juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian warisan budaya. “Kegiatan seperti webinar internasional ini menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas negara. Harapannya, generasi muda semakin peduli terhadap kelestarian arsitektur Melayu dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.

Webinar ini menghadirkan pakar, akademisi, peneliti, dan praktisi budaya dari berbagai negara. Diskusi berjalan interaktif, membahas tantangan sekaligus strategi menjaga eksistensi arsitektur Melayu di era modern.

Lis menilai forum global semacam ini bisa memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama untuk menjadikan arsitektur Melayu sebagai identitas budaya sekaligus daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi dan historis. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepri dan Meranti Perkuat Jalur Maritim dan Layanan Publik Lewat Kerja Sama Strategis

9 Mei 2026 - 13:02 WIB

SDN 006 Tanjungpinang Timur Kangkangi Juknis O2SN, Hak Atlet “Dikebiri”

5 Mei 2026 - 10:49 WIB

Penari Belia sampai Lansia Ikut Menari Satu Jam Tanpa Henti

30 April 2026 - 06:33 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

Gubernur Ansar Lantik Misni sebagai Sekda Definitif Kepri, Perempuan Pertama Pegang Tongkat Komando Birokrasi

27 April 2026 - 13:08 WIB

Trending di Tanjungpinang