Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Tanjungpinang

Arsitektur Melayu Jadi Sorotan Global, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Generasi Muda Peduli Warisan Budaya

badge-check

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual. Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjadi keynote speaker webinar internasional yang digelar secara virtual.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Warisan budaya arsitektur Melayu semakin mendapat perhatian di kancah internasional. Hal itu terlihat dalam Webinar Internasional bertajuk “Warisan Budaya Arsitektur Melayu” yang digelar secara virtual, Senin (29/9/2025), dengan menghadirkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah sebagai pembicara kunci.

Dalam pemaparannya, Lis menekankan bahwa arsitektur Melayu bukan sekadar bentuk bangunan, tetapi juga representasi nilai kehidupan masyarakat Melayu yang sarat makna. “Setiap detail arsitektur Melayu merefleksikan filosofi harmoni, kebersamaan, dan keterhubungan manusia dengan alam. Inilah identitas yang harus terus kita rawat,” ujar Lis.

Menurutnya, pelestarian arsitektur Melayu tidak hanya penting bagi sejarah dan kebudayaan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi melalui pariwisata. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen menjaga bangunan bersejarah sekaligus memperkuat kegiatan kebudayaan agar tetap relevan di tengah arus globalisasi.

Lis juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian warisan budaya. “Kegiatan seperti webinar internasional ini menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas negara. Harapannya, generasi muda semakin peduli terhadap kelestarian arsitektur Melayu dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.

Webinar ini menghadirkan pakar, akademisi, peneliti, dan praktisi budaya dari berbagai negara. Diskusi berjalan interaktif, membahas tantangan sekaligus strategi menjaga eksistensi arsitektur Melayu di era modern.

Lis menilai forum global semacam ini bisa memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama untuk menjadikan arsitektur Melayu sebagai identitas budaya sekaligus daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi dan historis. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Huzrin Hood dan Sejarah Kepri, Tujuh Dekade Perjuangan dalam Sebuah Buku

1 Nov 2026 - 05:38 WIB

Huzrin Hood dan Sejarah Kepri, Tujuh Dekade Perjuangan dalam Sebuah Buku

Yayasan Muara Mawar Putih Salurkan Bantuan Keranda Jenazah untuk Masjid Al-Hidayah

31 Okt 2026 - 12:37 WIB

Yayasan Muara Mawar Putih Salurkan Bantuan Keranda Jenazah untuk Masjid Al-Hidayah

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

30 Okt 2026 - 13:00 WIB

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Segera Terbitkan Buku Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

Kadis Kebudayaan Kepri Tutup RAH Fest 2026, Joget Lambak Meriahkan Gedung Daerah

30 Okt 2026 - 10:28 WIB

Kadis Kebudayaan Kepri Tutup RAH Fest 2026, Joget Lambak Meriahkan Gedung Daerah

Jumhari Dorong Penyelamatan Tradisi Lisan Kepri Sebelum Terlambat

30 Okt 2026 - 10:07 WIB

Jumhari Dorong Penyelamatan Tradisi Lisan Kepri Sebelum Terlambat
Trending di Tanjungpinang