RiauKepri.com, MERANTI – Ambulans yang diharapkan untuk evakuasi korban meninggal di sebuah kedai kopi di Jalan Tebingtinggi, Kelurahan Selatpanjang Kota, tidak kunjung tiba. Aparat Kepolisian dari Polsek Tebingtinggi pun mengambil tindakan cepat dengan menggunakan mobil patroli Sabhara untuk membawa jenazah ke RSUD Meranti, Senin pagi.
Kapolsek Tebingtinggi, IPTU Daniel Bakara, yang memimpin evakuasi menjelaskan bahwa pihaknya sudah menghubungi ambulans, namun karena lama menunggu, akhirnya mobil patroli digunakan. “Mungkin ambulans sedang membawa pasien lain. Daripada menunggu lama, kami langsung bawa pakai mobil patroli,” ujar IPTU Daniel.
Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB di kedai kopi Agen Batam Jet di kawasan Agen Jelatik. Korban bernama Uti (63), diketahui sempat datang ke kedai sekitar pukul 05.00 WIB dan duduk sambil menikmati kopi serta ditemani obat-obatan. Penjual kopi, Cece, menyatakan korban menunggu rekannya yang bernama Naga, yang rencananya akan membawanya ke rumah sakit.
Kapolres Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dan rekam medis, korban diduga meninggal akibat penyakit tuberkulosis (TBC) dan pembengkakan jantung. Korban merupakan staf di kantor PSMTI dan berasal dari suku Tionghoa.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini. (RK12).








