Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 3 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ketua PWI Tanjungpinang Dorong RSUD RAT Perkuat Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan Sekcam, Lurah, Bersama Warga dan RT 1, 2 dan RW 3, 4, Goro Bersihkan Lokasi TPQ Al Muttaqin Karang Taruna Kota Batam Bersama KPA dan BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Bahaya HIV/AIDS, Sosialisasikan BPJS Kesehatan Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Jajaran Polsek Kundur Kibarkan Bendera Merah Putih di Rumah Warga dan Pengendara Bermotor Ambulans untuk IKRAB Duri, Bukti Komitmen CSR BRK Syariah bagi Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Tanjungpinang

Dinas Koperasi dan UMKM Percepat Transformasi Digital Koperasi, Wujudkan Ekonomi Rakyat yang Tangguh dan Modern

badge-check

Riki Rionaldi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau saat bimtek Peningkatan Kompetensi  Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Provinsi Kepri. F: Ist Perbesar

Riki Rionaldi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau saat bimtek Peningkatan Kompetensi Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Provinsi Kepri. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan komitmennya untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak utama ekonomi rakyat di era modern. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), upaya reformasi dan digitalisasi koperasi terus digencarkan untuk memperkuat peran koperasi di tengah perubahan ekonomi global.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, menuturkan bahwa arah kebijakan koperasi saat ini tidak lagi berfokus pada pola tradisional, melainkan diarahkan menuju sistem yang lebih profesional, transparan, dan berbasis teknologi digital.

Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan keharusan agar koperasi tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika ekonomi modern. “Kami ingin koperasi di Kepri menjadi pilar ekonomi baru yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Riki.

Langkah konkret untuk mewujudkan hal itu diwujudkan melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan yang dirancang oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kepri. Di antaranya, pelatihan manajemen keuangan digital, penggunaan aplikasi koperasi online, serta peningkatan kapasitas kelembagaan agar koperasi mampu beroperasi lebih efisien dan akuntabel.

Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap program nasional Koperasi Merah Putih, yang menekankan pentingnya sinergi antar koperasi, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai alat penggerak kesejahteraan rakyat.

“Koperasi Merah Putih bukan hanya simbol, tetapi semangat baru untuk memperkuat jati diri koperasi Indonesia. Di Kepri, kami menyesuaikannya dengan potensi daerah kepulauan, seperti sektor perikanan, pariwisata, dan perdagangan digital,” jelasnya.

Hasil dari transformasi tersebut mulai terlihat nyata. Sejumlah koperasi di Kepri kini telah mengembangkan layanan berbasis aplikasi digital, memasarkan produk anggotanya melalui platform marketplace, serta menjalin kemitraan dengan lembaga keuangan berbasis digital.

Bahkan beberapa koperasi telah tumbuh menjadi penyedia layanan ekonomi lokal yang penting, seperti bidang logistik antar pulau, akses permodalan, dan pemasaran bersama produk UMKM yang melibatkan banyak anggota.

Inovasi tersebut menjadikan koperasi di Kepri semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga ekonomi yang tidak hanya membantu anggota, tetapi juga memperkuat rantai pasok dan perputaran ekonomi di wilayah kepulauan.

Riki menilai, keberhasilan sejumlah koperasi yang telah beradaptasi dengan sistem digital membuktikan bahwa koperasi mampu bertransformasi menjadi organisasi modern tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Ia juga menegaskan bahwa keberlanjutan reformasi koperasi tidak bisa dilepaskan dari peran aktif para pengurus dan anggota dalam memahami teknologi serta membangun sistem manajemen yang sehat.

“Digitalisasi tidak bisa berjalan tanpa kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, kami juga fokus membangun mentalitas koperasi modern—yang terbuka terhadap inovasi dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Riki.

Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Kepri berencana memperluas jaringan kolaborasi dengan sektor swasta, lembaga pendidikan, dan pelaku ekonomi digital untuk menciptakan ekosistem koperasi yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi.

Transformasi ini diharapkan dapat menjadikan koperasi di Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi inklusif, sekaligus memperkuat posisi Kepri dalam mendukung ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

“Koperasi bukan hanya warisan masa lalu, tetapi masa depan ekonomi bangsa. Dengan digitalisasi dan tata kelola modern, koperasi Kepri siap menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global,” pungkas Riki. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 3 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan

3 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Ketua PWI Tanjungpinang Dorong RSUD RAT Perkuat Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan

2 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 2 Agustus 2026: Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Cerah, Natuna Berpotensi Hujan Ringan

2 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 31 Juli 2026: Batam, Karimun, Natuna dan Anambas Berpotensi Hujan Ringan

31 Juli 2026 - 00:01 WIB

Hendra Jaya Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Kota Tanjungpinang Periode 2026–2030

30 Juli 2026 - 14:12 WIB

Trending di Tanjungpinang