RiauKepri.com, BATAM – Karang Taruna Kota Batam bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam, BPJS Kesehatan, dan Yayasan Adhitya Karya Berjaya menyelenggarakan kegiatan Edukasi Bahaya HIV/AIDS dan Sosialisasi BPJS Kesehatan pada Ahad (2/8/2026) di Pojok Karang Taruna Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.
Kegiatan yang dihadiri oleh masyarakat, pemuda, serta pengurus Karang Taruna ini dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Kota Batam, Drs. Zul Arif, MH., C.Med. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya HIV/AIDS sekaligus pentingnya kepesertaan aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Kota Batam ingin membangun kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. Pencegahan HIV/AIDS harus dimulai dari edukasi yang benar, menghilangkan stigma terhadap ODHIV, serta memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan,” ujar Zul Arif.
Materi edukasi mengenai HIV/AIDS disampaikan oleh Pieter P. Pureklolong dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam. Dalam paparannya, ia menjelaskan pengertian HIV/AIDS, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada Orang dengan HIV (ODHIV).
Sementara itu, materi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional disampaikan oleh Ibu Miranda dari BPJS Kesehatan. Peserta memperoleh penjelasan mengenai manfaat menjadi peserta JKN, hak dan kewajiban peserta, prosedur pelayanan kesehatan berjenjang, serta pentingnya menjaga status kepesertaan BPJS Kesehatan agar tetap aktif.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan, khususnya pencegahan HIV/AIDS dan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan.
Melalui kolaborasi ini, Karang Taruna Kota Batam berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi, pencegahan penyakit, dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.
Di akhir kegiatan, Ketua Karang Taruna Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, inklusif, bebas stigma terhadap ODHIV, serta mendukung terwujudnya masyarakat Batam yang sehat dan sejahtera. (*)








