Menu

Mode Gelap
Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Sabu 50,01 Gram di Talang Muandau Sayang Bini Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat

Riau

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNILAK “Berlaga” di Sagara ASEAN Theatre 2025

badge-check

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNILAK “Berlaga” di Sagara ASEAN Theatre 2025 Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Semangat baru datang dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (FIB UNILAK). Sebanyak 15 mahasiswa terpilih akan berangkat mewakili kampus dalam ajang teater di kawasan Asia Tenggara, Sagara ASEAN Theatre 2025, yang digelar oleh Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), 18–22 November 2025, di Kampus UI Depok.

Dengan penuh percaya diri, tim teater FIB UNILAK membawa karya berjudul “Baginda Sultan”, sebuah pementasan yang memadukan estetika Melayu, kritik sosial, dan narasi kepemimpinan tradisional. Karya ini menjadi penampilan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menegaskan identitas budaya Melayu di panggung ASEAN.

Sejak berbulan-bulan terakhir, panggung FIB UNILAK dipenuhi suara lantang dialog, denting musik, dan riuh tawa para aktor muda. Di bawah arahan Hang Kafrawi, dosen pendamping sekaligus sutradara pementasan, para mahasiswa ini ditempa dengan disiplin, kreativitas, dan pemahaman mendalam mengenai budaya Melayu.

Dekan FIB UNILAK, Dr. Mohd. Fauzi, menyambut bangga keikutsertaan mahasiswa di ajang internasional tersebut. “Ini bukan sekadar pertunjukan teater. Ini adalah labor besar untuk menempa karakter mahasiswa FIB UNILAK. Mereka belajar bekerja dalam tim, membaca situasi, disiplin, dan mengolah kreativitas. Kami berharap mereka tidak hanya tampil baik, tetapi juga membawa marwah budaya Melayu di pentas ASEAN,” ungkapnya.

Sementara itu, Elsa Dwiyanti, mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu sekaligus Pimpinan Produksi pementasan, menyampaikan makna penting kegiatan ini bagi generasi muda kampus.

“Sagara ASEAN Theatre membuka ruang bagi kami untuk berkembang, memperluas hubungan dengan mahasiswa dari berbagai negara, dan menantang diri sendiri untuk menghasilkan karya yang lebih besar. Ini pengalaman langka yang merangsang kreativitas dan membentuk kepribadian,” ujarnya.

Partisipasi FIB UNILAK di Sagara ASEAN Theatre 2025 bukan hanya tentang tampil, tetapi juga memperluas jejaring, memperkenalkan seni Melayu ke dunia luar, serta menunjukkan bahwa mahasiswa Riau mampu menjulang budaya Melayu melalui karya seni, khususnya seni teater.

Tim ini akan melangkah meninggalkan tanah Lancang Kuning menuju Depok menggunakan bus kampus, hari ini, Ahad (16/11/2025). Dengan bekal latihan intensif, semangat kebudayaan, dan tekad besar, mereka siap menghadirkan sebuah pementasan yang tak hanya memukau, tetapi juga memberi pengalaman berharga mereka.

“Memang belum dapat dukungan dari luar seperti perusahaan yang ada di Riau ini, keberangkatan kami menjadi pengalaman berharga untuk tetap berkarya menjulang nilai-nilai budaya Melayu,” ucap Elsa. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau