RiauKepri.com, PEKANBARU – Semangat baru datang dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (FIB UNILAK). Sebanyak 15 mahasiswa terpilih akan berangkat mewakili kampus dalam ajang teater di kawasan Asia Tenggara, Sagara ASEAN Theatre 2025, yang digelar oleh Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), 18–22 November 2025, di Kampus UI Depok.
Dengan penuh percaya diri, tim teater FIB UNILAK membawa karya berjudul “Baginda Sultan”, sebuah pementasan yang memadukan estetika Melayu, kritik sosial, dan narasi kepemimpinan tradisional. Karya ini menjadi penampilan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menegaskan identitas budaya Melayu di panggung ASEAN.
Sejak berbulan-bulan terakhir, panggung FIB UNILAK dipenuhi suara lantang dialog, denting musik, dan riuh tawa para aktor muda. Di bawah arahan Hang Kafrawi, dosen pendamping sekaligus sutradara pementasan, para mahasiswa ini ditempa dengan disiplin, kreativitas, dan pemahaman mendalam mengenai budaya Melayu.
Dekan FIB UNILAK, Dr. Mohd. Fauzi, menyambut bangga keikutsertaan mahasiswa di ajang internasional tersebut. “Ini bukan sekadar pertunjukan teater. Ini adalah labor besar untuk menempa karakter mahasiswa FIB UNILAK. Mereka belajar bekerja dalam tim, membaca situasi, disiplin, dan mengolah kreativitas. Kami berharap mereka tidak hanya tampil baik, tetapi juga membawa marwah budaya Melayu di pentas ASEAN,” ungkapnya.
Sementara itu, Elsa Dwiyanti, mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu sekaligus Pimpinan Produksi pementasan, menyampaikan makna penting kegiatan ini bagi generasi muda kampus.
“Sagara ASEAN Theatre membuka ruang bagi kami untuk berkembang, memperluas hubungan dengan mahasiswa dari berbagai negara, dan menantang diri sendiri untuk menghasilkan karya yang lebih besar. Ini pengalaman langka yang merangsang kreativitas dan membentuk kepribadian,” ujarnya.
Partisipasi FIB UNILAK di Sagara ASEAN Theatre 2025 bukan hanya tentang tampil, tetapi juga memperluas jejaring, memperkenalkan seni Melayu ke dunia luar, serta menunjukkan bahwa mahasiswa Riau mampu menjulang budaya Melayu melalui karya seni, khususnya seni teater.
Tim ini akan melangkah meninggalkan tanah Lancang Kuning menuju Depok menggunakan bus kampus, hari ini, Ahad (16/11/2025). Dengan bekal latihan intensif, semangat kebudayaan, dan tekad besar, mereka siap menghadirkan sebuah pementasan yang tak hanya memukau, tetapi juga memberi pengalaman berharga mereka.
“Memang belum dapat dukungan dari luar seperti perusahaan yang ada di Riau ini, keberangkatan kami menjadi pengalaman berharga untuk tetap berkarya menjulang nilai-nilai budaya Melayu,” ucap Elsa. (RK2)







