Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Riau

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNILAK “Berlaga” di Sagara ASEAN Theatre 2025

badge-check


					Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNILAK “Berlaga” di Sagara ASEAN Theatre 2025 Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Semangat baru datang dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (FIB UNILAK). Sebanyak 15 mahasiswa terpilih akan berangkat mewakili kampus dalam ajang teater di kawasan Asia Tenggara, Sagara ASEAN Theatre 2025, yang digelar oleh Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), 18–22 November 2025, di Kampus UI Depok.

Dengan penuh percaya diri, tim teater FIB UNILAK membawa karya berjudul “Baginda Sultan”, sebuah pementasan yang memadukan estetika Melayu, kritik sosial, dan narasi kepemimpinan tradisional. Karya ini menjadi penampilan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menegaskan identitas budaya Melayu di panggung ASEAN.

Sejak berbulan-bulan terakhir, panggung FIB UNILAK dipenuhi suara lantang dialog, denting musik, dan riuh tawa para aktor muda. Di bawah arahan Hang Kafrawi, dosen pendamping sekaligus sutradara pementasan, para mahasiswa ini ditempa dengan disiplin, kreativitas, dan pemahaman mendalam mengenai budaya Melayu.

Dekan FIB UNILAK, Dr. Mohd. Fauzi, menyambut bangga keikutsertaan mahasiswa di ajang internasional tersebut. “Ini bukan sekadar pertunjukan teater. Ini adalah labor besar untuk menempa karakter mahasiswa FIB UNILAK. Mereka belajar bekerja dalam tim, membaca situasi, disiplin, dan mengolah kreativitas. Kami berharap mereka tidak hanya tampil baik, tetapi juga membawa marwah budaya Melayu di pentas ASEAN,” ungkapnya.

Sementara itu, Elsa Dwiyanti, mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu sekaligus Pimpinan Produksi pementasan, menyampaikan makna penting kegiatan ini bagi generasi muda kampus.

“Sagara ASEAN Theatre membuka ruang bagi kami untuk berkembang, memperluas hubungan dengan mahasiswa dari berbagai negara, dan menantang diri sendiri untuk menghasilkan karya yang lebih besar. Ini pengalaman langka yang merangsang kreativitas dan membentuk kepribadian,” ujarnya.

Partisipasi FIB UNILAK di Sagara ASEAN Theatre 2025 bukan hanya tentang tampil, tetapi juga memperluas jejaring, memperkenalkan seni Melayu ke dunia luar, serta menunjukkan bahwa mahasiswa Riau mampu menjulang budaya Melayu melalui karya seni, khususnya seni teater.

Tim ini akan melangkah meninggalkan tanah Lancang Kuning menuju Depok menggunakan bus kampus, hari ini, Ahad (16/11/2025). Dengan bekal latihan intensif, semangat kebudayaan, dan tekad besar, mereka siap menghadirkan sebuah pementasan yang tak hanya memukau, tetapi juga memberi pengalaman berharga mereka.

“Memang belum dapat dukungan dari luar seperti perusahaan yang ada di Riau ini, keberangkatan kami menjadi pengalaman berharga untuk tetap berkarya menjulang nilai-nilai budaya Melayu,” ucap Elsa. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat

17 Januari 2026 - 23:39 WIB

Trending di Bengkalis