RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) kembali menunjukkan komitmen dan konsistensinya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dalam rangka memperingati Pelindo Day ke-4 pasca merger Pelindo I, II, III, dan IV, Pelindo Regional 1 menggelar rangkaian kegiatan sosial bertema Pelindo Berbagi & Mengajar.
Tahun ini, Pelindo Regional 1 menyalurkan 1.150 paket santunan. Sebanyak 80 di antaranya menjadi amanah Pelindo Cabang Tanjungpinang untuk disalurkan kepada anak-anak panti asuhan.
Penyerahan dilakukan langsung kepada penerima manfaat di Panti Asuhan Nur Arrahman Km 14 Tanjungpinang, Panti Asuhan Al Amin Kijang, serta Panti Asuhan Anugerah Tanjungpinang.
Perwakilan Panti Asuhan Anugerah, Johanes, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menilai Pelindo selalu hadir di tengah masyarakat.
“Semoga Pelindo semakin berjaya dan terus membawa manfaat bagi anak-anak kami,” ujarnya dalam keterangann.
Tak hanya berbagi santunan, Pelindo juga hadir di dunia pendidikan melalui program Pelindo Mengajar. Kali ini, MTs Negeri Bintan Kijang menjadi lokasi pembelajaran inspiratif tersebut.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan dasar pelabuhan, peran strategis Pelindo dalam roda ekonomi, hingga pentingnya generasi unggul untuk masa depan Indonesia.
Alya, salah satu siswi berprestasi MTsN Bintan Kijang, mengaku program ini sangat bermanfaat. “Kegiatannya positif dan menambah wawasan kami,” tuturnya.
Senada dengan itu, Kepala Sekolah MTsN Bintan Kijang, Meiyana Ayu, mengapresiasi penuh inisiatif Pelindo. “Program ini mantap dan harus terus dilanjutkan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Pelindo dan membawa kejayaan bagi perusahaan,” ucapnya.
Kegiatan Pelindo Berbagi dan Mengajar di Tanjungpinang ini dipimpin langsung oleh Adyttia Dusmara, General Manager Pelindo Tanjungpinang sekaligus Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjungpinang.
Pelindo berharap kehadirannya tidak hanya sebagai pengelola pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari kemajuan masyarakat dan pembentuk masa depan generasi bangsa. (*)







