Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Batam

DPD RI Kumpulkan Masukan di Batam untuk Perkuat Regulasi Industri Nasional

badge-check


					Kunker Komite IV Dewan DPD RI ke Batam, disambut Sekda Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam) Perbesar

Kunker Komite IV Dewan DPD RI ke Batam, disambut Sekda Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam)

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem industri daerah saat menerima kunjungan kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Senin (24/11/2025). Pertemuan di Kantor Wali Kota Batam itu menjadi ruang diskusi strategis mengenai kebutuhan regulasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan sektor industri di daerah.

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, tersebut bertujuan menghimpun masukan terkait evaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Anggota DPD RI asal Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty, turut hadir sebagai koordinator rombongan.

Elviana mengatakan Batam menjadi salah satu daerah penting karena posisinya sebagai kawasan industri dan perdagangan yang terus berkembang pesat. “Kami ingin mendengar langsung dinamika di daerah, terutama terkait pembangunan sumber daya industri, sarana-prasarana, perizinan, hingga mekanisme pengawasan. Batam merupakan barometer penting bagi arah kebijakan industri nasional,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menjelaskan bahwa regulasi yang responsif sangat dibutuhkan untuk menjaga iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan industri. Menurutnya, peningkatan pelayanan perizinan dan pengawasan industri menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Batam memerlukan dukungan regulasi yang kuat agar iklim usaha kian kondusif. Perbaikan layanan perizinan dan pengawasan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat kontribusi Batam terhadap perekonomian nasional,” ungkapnya.

Firmansyah juga menyebutkan bahwa masukan dari daerah seperti Batam dapat membantu pemerintah pusat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. “Kami berharap hasil dialog hari ini dapat membantu DPD RI dalam merumuskan rekomendasi kebijakan industri yang lebih progresif dan sesuai kebutuhan daerah,” tutupnya. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru

14 Januari 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM

14 Januari 2026 - 20:55 WIB

Gejolak di The Icon Central: Warga Tempel Spanduk Tolak Homestay, Tuntut IPL Diturunkan

14 Januari 2026 - 17:17 WIB

Kapolda Kepri Beri Dukungan Terkait Perjalanan Agus Bagjana Jelajahi 13 Negara

14 Januari 2026 - 07:16 WIB

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

Trending di Batam