Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

Batam

DPD RI Kumpulkan Masukan di Batam untuk Perkuat Regulasi Industri Nasional

badge-check

Kunker Komite IV Dewan DPD RI ke Batam, disambut Sekda Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam) Perbesar

Kunker Komite IV Dewan DPD RI ke Batam, disambut Sekda Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam)

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem industri daerah saat menerima kunjungan kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Senin (24/11/2025). Pertemuan di Kantor Wali Kota Batam itu menjadi ruang diskusi strategis mengenai kebutuhan regulasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan sektor industri di daerah.

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, tersebut bertujuan menghimpun masukan terkait evaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Anggota DPD RI asal Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty, turut hadir sebagai koordinator rombongan.

Elviana mengatakan Batam menjadi salah satu daerah penting karena posisinya sebagai kawasan industri dan perdagangan yang terus berkembang pesat. “Kami ingin mendengar langsung dinamika di daerah, terutama terkait pembangunan sumber daya industri, sarana-prasarana, perizinan, hingga mekanisme pengawasan. Batam merupakan barometer penting bagi arah kebijakan industri nasional,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menjelaskan bahwa regulasi yang responsif sangat dibutuhkan untuk menjaga iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan industri. Menurutnya, peningkatan pelayanan perizinan dan pengawasan industri menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Batam memerlukan dukungan regulasi yang kuat agar iklim usaha kian kondusif. Perbaikan layanan perizinan dan pengawasan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat kontribusi Batam terhadap perekonomian nasional,” ungkapnya.

Firmansyah juga menyebutkan bahwa masukan dari daerah seperti Batam dapat membantu pemerintah pusat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. “Kami berharap hasil dialog hari ini dapat membantu DPD RI dalam merumuskan rekomendasi kebijakan industri yang lebih progresif dan sesuai kebutuhan daerah,” tutupnya. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

27 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Trending di Batam