RiauKepri.com, BATAM – Upaya memperkuat jaringan kolaborasi antarorganisasi pendamping legislatif semakin menguat. Persatuan Istri Anggota Dewan (Piswan) DPRD Kota Batam kembali menjadi rujukan nasional setelah menerima kunjungan kerja Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025), di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam.
Kunjungan ini tidak sekadar agenda silaturahmi, namun menjadi momentum pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan peran organisasi pendamping dewan dalam mendukung efektivitas kerja legislator. IKAD Pesisir Selatan memilih Batam sebagai tujuan studi karena menilai Piswan memiliki model kegiatan dan tata kelola organisasi yang progresif.
Ketua Piswan Batam, Ny. Pujiarni Muhammad Kamaluddin, mengatakan bahwa kolaborasi lintas daerah seperti ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas organisasi perempuan yang berada dalam ekosistem legislatif. Ia menilai, setiap daerah memiliki pengalaman berbeda yang dapat menjadi pembelajaran bersama.
“Kami menyambut baik hadirnya IKAD Pesisir Selatan. Pertukaran gagasan seperti ini memperkaya cara kita memperkuat peran pendamping anggota dewan, agar kontribusinya semakin nyata,” ujar Pujiarni.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menilai kunjungan IKAD bukan hanya bermanfaat bagi organisasi tamu, tetapi juga bagi Piswan Batam sendiri. Menurutnya, organisasi pendamping legislatif memiliki dampak signifikan dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan keluarga para anggota dewan.
“Ketika lingkungan keluarga harmonis dan terkelola dengan baik, maka anggota dewan bisa bekerja lebih fokus. Itu sebabnya peran organisasi pendamping ini sangat strategis,” ujarnya.
Rombongan IKAD Pesisir Selatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Piswan Batam dalam berbagi pengalaman. Mereka menilai Batam memiliki pola pembinaan dan pemberdayaan organisasi pendamping dewan yang bisa diadaptasi ke daerah lain.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, diisi diskusi mengenai kegiatan sosial, manajemen organisasi, hingga strategi partisipasi komunitas. Kegiatan ditutup dengan tukar cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat jejaring organisasi pendamping legislatif di tingkat nasional. (RK6/*)







