Menu

Mode Gelap
Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau Laos Menuju ASEAN Tahun 2045

Pekanbaru

Puluhan Mahasiswa Malaysia Menimba Petuah di LAMR

badge-check

Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke LAMR, di Balai Adat LAMR, Pekanbaru. (Foto: ist) Perbesar

Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke LAMR, di Balai Adat LAMR, Pekanbaru. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (22/12), di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.

Rombongan mahasiswa Malaysia tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. Turut hadir mendampingi Datuk H. Aspandiar, Datuk Muhammad Fadli, dan Datuk Arman.

Perwakilan mahasiswa Malaysia, Syakirman, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang adat dan budaya Melayu di Provinsi Riau. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Global Outreach Madani melalui agenda Temu Pemuda Serantau.

Menurut Syakirman, program ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan pemuda serantau, khususnya di wilayah Melayu dan Nusantara, melalui pertukaran budaya, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai madani.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa hubungan adat dan budaya antara Melayu Riau dan Negeri Sembilan memiliki ikatan sejarah yang kuat dan telah terjalin sejak lama.

“Hubungan Melayu Riau dan Negeri Sembilan bukan hubungan baru, tetapi berakar dari sejarah, adat, dan nilai yang sama. Generasi muda perlu terus mempererat ikatan ini agar jati diri Melayu tetap terpelihara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, menyampaikan bahwa LAMR terbuka bagi siapa pun, khususnya generasi muda serumpun, yang ingin mengenal dan mempelajari adat serta budaya Melayu.
“Melalui pertemuan seperti ini, generasi muda diharapkan memahami nilai adat, bahasa, dan kebudayaan Melayu sebagai landasan membangun peradaban yang beradab dan bermartabat,” katanya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan

27 Juli 2026 - 16:52 WIB

‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

27 Juli 2026 - 15:30 WIB

Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan

27 Juli 2026 - 10:20 WIB

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

25 Juli 2026 - 07:20 WIB

Trending di Pekanbaru