Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Pekanbaru

Puluhan Mahasiswa Malaysia Menimba Petuah di LAMR

badge-check


					Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke LAMR, di Balai Adat LAMR, Pekanbaru. (Foto: ist) Perbesar

Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke LAMR, di Balai Adat LAMR, Pekanbaru. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Puluhan mahasiswa dan guru asal Negeri Sembilan, Malaysia, menimba petuah adat dan budaya Melayu saat berkunjung ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (22/12), di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.

Rombongan mahasiswa Malaysia tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. Turut hadir mendampingi Datuk H. Aspandiar, Datuk Muhammad Fadli, dan Datuk Arman.

Perwakilan mahasiswa Malaysia, Syakirman, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang adat dan budaya Melayu di Provinsi Riau. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Global Outreach Madani melalui agenda Temu Pemuda Serantau.

Menurut Syakirman, program ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan pemuda serantau, khususnya di wilayah Melayu dan Nusantara, melalui pertukaran budaya, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai madani.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa hubungan adat dan budaya antara Melayu Riau dan Negeri Sembilan memiliki ikatan sejarah yang kuat dan telah terjalin sejak lama.

“Hubungan Melayu Riau dan Negeri Sembilan bukan hubungan baru, tetapi berakar dari sejarah, adat, dan nilai yang sama. Generasi muda perlu terus mempererat ikatan ini agar jati diri Melayu tetap terpelihara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, menyampaikan bahwa LAMR terbuka bagi siapa pun, khususnya generasi muda serumpun, yang ingin mengenal dan mempelajari adat serta budaya Melayu.
“Melalui pertemuan seperti ini, generasi muda diharapkan memahami nilai adat, bahasa, dan kebudayaan Melayu sebagai landasan membangun peradaban yang beradab dan bermartabat,” katanya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadramaut

17 Januari 2026 - 08:25 WIB

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Trending di Pekanbaru