Menu

Mode Gelap
Ny. Sinta Aneng Hadiri Pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Wilayah Kabupaten/Kota Masa Bakti 2026–2031 Polda Riau Hadirkan Jalur Klinik Terapung dan Bantuan Sosial Sapa Warga Pesisir Sungai Siak Lepas 44 Jemaah Calon Haji, Bupati Roby : Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali BRK Syariah dan Kejari Siak Perkuat Sinergi untuk Penyelesaian Pembiayaan Secara Berkeadilan ‎Pemdes Ulu Maras Salurkan BLT, Warga Tidak Hadir Tetap Dilayani ke Rumah ‎Fokus di Simpang Menuju Puskesmas, Goro Jumat ASRI Libatkan Banyak Instansi di Jemaja Timur

Bengkalis

Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

badge-check


					Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar. (Foto: Ist) Perbesar

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Kepercayaan publik terhadap aparat kembali diuji. Sebanyak tujuh orang diamankan Polres Bengkalis, Riau, dalam penggerebekan dugaan pesta narkoba di sebuah hotel. Mengejutkan, tiga di antaranya merupakan anggota polisi aktif.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan tidak akan menutupi fakta, meski yang terlibat adalah oknum dari institusinya sendiri.

“Ada tujuh orang yang diamankan terkait narkotika, tiga orang di antaranya oknum anggota polisi,” ujar Fahrian kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Penggerebekan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (17/1/2026). Aksi ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.

Begitu menerima laporan, tim Satresnarkoba Polres Bengkalis langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan. Di lokasi, petugas mendapati para pelaku yang diduga tengah melakukan pesta narkoba.

“Para pelaku memang diduga sedang pesta narkoba,” kata Fahrian.

Dari hasil awal pemeriksaan, tiga orang yang diamankan diketahui merupakan anggota Polres Bengkalis. Bahkan, salah satu di antaranya diduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga terlibat dalam peredaran narkoba.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian, yang selama ini berada di garis terdepan dalam memerangi peredaran narkotika. Di sisi lain, langkah tegas pimpinan Polres Bengkalis memberi harapan bahwa hukum tetap ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Yang jelas, kita tindak tegas semuanya, tidak ada ampun, termasuk anggota polisi,” tegas Fahrian.

Saat ini, ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bengkalis. Identitas para pelaku, termasuk tiga anggota polisi, belum diumumkan ke publik karena proses pendalaman kasus masih berlangsung.

“Masih dalam pemeriksaan. Nanti akan kami sampaikan setelah pemeriksaan tuntas,” ujar Fahrian.

Kasus ini tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut harapan masyarakat agar aparat yang seharusnya menjadi pelindung justru tidak menjadi bagian dari masalah. Ketegasan Polres Bengkalis diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik dan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba bermain dengan narkoba, tanpa terkecuali. (RK1/*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Riau Hadirkan Jalur Klinik Terapung dan Bantuan Sosial Sapa Warga Pesisir Sungai Siak

17 April 2026 - 17:12 WIB

Aksi Senyap Berujung Tangkap Transaksi Sabu di Jantung Kota Mandau Digulung Polisi

17 April 2026 - 10:00 WIB

Tes Urine di Kantor Camat Bantan, 3 Pegawai Positif

17 April 2026 - 07:56 WIB

Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai

16 April 2026 - 17:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba

16 April 2026 - 15:14 WIB

Trending di Bengkalis