RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Ahad, 1 Maret 2026, menunjukkan kondisi yang didominasi awan tebal dan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di wilayah pesisir dan perairan.
Di Tanjungpinang, cuaca diperkirakan berawan sejak pagi hingga siang hari. Memasuki sore hingga malam, terdapat potensi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 24–31 derajat Celsius. Kelembapan relatif tinggi dengan angin bertiup sedang dari arah utara hingga timur laut.
Sementara itu, wilayah Bintan diprediksi mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hari. Namun, siang hingga sore berpotensi diguyur hujan ringan secara merata. Kondisi ini dapat disertai angin dengan kecepatan sedang, terutama di kawasan pesisir timur.
Untuk Kota Batam, cuaca cenderung berawan tebal sepanjang hari. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang turun pada siang atau sore hari. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 25–32 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi.
Di Kabupaten Karimun, kondisi cuaca relatif serupa, yakni berawan pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan pada siang hingga malam. Aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional diminta memperhatikan kondisi angin dan gelombang yang dapat berubah.
Wilayah Lingga diprakirakan mengalami hujan ringan yang turun secara lokal pada siang hari. Pada malam hari, cuaca cenderung berawan. Suhu udara berkisar antara 24–30 derajat Celsius dengan angin bertiup cukup kencang di beberapa titik perairan.
Untuk Kabupaten Natuna, potensi hujan sedang dapat terjadi sejak siang hingga sore hari. Masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan petir dan angin kencang sesaat, terutama di wilayah perairan terbuka.
Sementara di Kabupaten Kepulauan Anambas, cuaca diprediksi berawan tebal dengan peluang hujan ringan hingga sedang pada sore hari. Gelombang laut di sekitar perairan Anambas berpotensi mencapai kategori sedang, sehingga nelayan dan pengguna transportasi laut perlu berhati-hati.
Secara umum, tinggi gelombang di perairan Kepri berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Kondisi ini masih tergolong aman untuk pelayaran jarak pendek, namun kapal kecil dan nelayan tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
Suhu udara rata-rata di wilayah Kepri pada Ahad ini berada pada rentang 24–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 70–95 persen. Kondisi tersebut membuat udara terasa cukup lembap dan gerah di siang hari.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa perlengkapan hujan serta menjaga kondisi kesehatan. Pengendara juga diminta berhati-hati terhadap jalanan licin saat hujan turun.
Bagi warga pesisir dan pelaku aktivitas kelautan, penting untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca terkini sebelum berlayar. Perubahan arah angin dan peningkatan tinggi gelombang dapat terjadi secara cepat.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga diharapkan terus menyosialisasikan informasi cuaca kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan cuaca ekstrem.
Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat perubahan cuaca di wilayah Kepulauan Riau. (red)








