Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Nasional

AI Jadi Kunci Tekan Pengangguran Sarjana, SEVIMA Dorong Transformasi Kampus Berdampak

badge-check


					AI Jadi Kunci Tekan Pengangguran Sarjana, SEVIMA Dorong Transformasi Kampus Berdampak Perbesar

RiauKepri.com, JAKARTA – Tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi menjadi alarm bagi dunia pendidikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran Indonesia per November 2025 mencapai 7,35 juta orang, dengan porsi signifikan berasal dari lulusan sarjana. Fakta ini menegaskan perlunya perubahan mendasar dalam sistem pendidikan tinggi agar lebih selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Alih-alih hanya terjebak pada urusan administratif, perguruan tinggi kini dituntut melakukan lompatan besar melalui transformasi digital. Pemerintah pun mendorong konsep Kampus Berdampak, yakni kampus yang mampu menghasilkan lulusan kompeten, riset terhilirisasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan. Namun, implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) masih menghadapi tantangan, terutama beban administratif dosen yang menyita waktu dan energi.

CEO dan Founder SEVIMA, Sugianto Halim, M.M.T., menegaskan bahwa pembenahan kurikulum harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi. Menurutnya, perubahan substansial sulit tercapai selama dosen masih disibukkan dengan pekerjaan administratif yang seharusnya dapat diotomasi. Teknologi kecerdasan buatan (AI) dinilai mampu menjadi solusi untuk mempercepat transformasi tersebut.

Sebagai respons atas tantangan itu, SEVIMA bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI, sebuah platform berbasis AI yang dirancang untuk meringankan beban dosen sekaligus mengakselerasi implementasi Kurikulum OBE. Peluncuran ini akan dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk “Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education” pada Kamis, 12 Februari 2026, di Rumah Perubahan, Jakarta.

Forum strategis tersebut akan dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, serta ratusan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat transformasi pendidikan tinggi nasional.

Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil hilirisasi riset yang mampu mengonversi bahan ajar menjadi video pembelajaran otomatis, menyusun draf RPS berbasis OBE, hingga menghasilkan bank soal terpetakan sesuai taksonomi Bloom. Inovasi ini diharapkan mempercepat proses akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan capaian lulusan benar-benar relevan dengan tuntutan industri.

Selain itu, SEVIMA juga menghadirkan AI Prediksi Kelulusan Mahasiswa, yang mampu mendeteksi potensi risiko putus studi sejak dini. Dengan intervensi tepat waktu, kampus dapat menekan angka drop out dan meningkatkan kelulusan tepat waktu, sekaligus menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Melalui rangkaian inovasi ini, SEVIMA menegaskan komitmennya mendukung perguruan tinggi bertransformasi menuju Kampus Berdampak. Pemanfaatan AI tidak hanya mempercepat tata kelola akademik, tetapi juga menjadi strategi konkret untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja, sehingga pengangguran lulusan sarjana dapat ditekan secara signifikan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 13:05 WIB

WFH Berlaku Tiap Jumat, Imigrasi Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan Tanpa Gangguan

10 April 2026 - 13:23 WIB

Bupati Siak Dorong Lahan untuk Rakyat, Bukan Perpanjangan Izin Perusahaan

10 April 2026 - 09:58 WIB

Program Pemali Boarding School Hanya Terima 36 Siswa

10 April 2026 - 06:31 WIB

Sedikitnya 20 Siswa Pemali Boarding School Lolos SNBP ke Perguruan Tinggi Negeri

10 April 2026 - 06:29 WIB

Trending di Nasional