Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Bupati Siak Dorong Lahan untuk Rakyat, Bukan Perpanjangan Izin Perusahaan

badge-check

Bupati Afni saat berdiskusi dengan staf ahli Kementerian ATR/BPN. (Foto: net) Perbesar

Bupati Afni saat berdiskusi dengan staf ahli Kementerian ATR/BPN. (Foto: net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mendorong agar lahan-lahan yang selama ini dikuasai perusahaan melalui izin usaha maupun Hak Guna Usaha (HGU) lebih diprioritaskan untuk masyarakat, terutama warga desa yang selama ini terdampak konflik agraria.

Hal itu disampaikan Afni usai pertemuan intensif dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Kamis (9/4/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut, Afni didampingi Kepala ATR/BPN Kabupaten Siak, Martin.

Afni menegaskan, kebutuhan masyarakat terhadap lahan semakin mendesak seiring pertumbuhan penduduk Kabupaten Siak yang kini telah mencapai sekitar setengah juta jiwa. Kondisi ini, menurutnya, berbeda jauh dibanding saat izin-izin perusahaan pertama kali diberikan.

“Kami melihat ada potensi lahan yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat. Dalam pandangan kami, lebih baik diberikan kepada rakyat daripada harus diperpanjang IUP ataupun HGU-nya,” ungkap Afni.

Mantan wartawan itu mengakui, usulan tersebut berpotensi menimbulkan pro dan kontra. Namun, langkah itu diyakini sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan ekologis, terutama bagi masyarakat yang selama ini hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

Afni juga menyoroti berbagai konflik antara masyarakat dan perusahaan yang terjadi di sejumlah wilayah di Siak. Persoalan tersebut, lanjut Afni, tidak hanya berkaitan dengan legalitas lahan tetapi juga menyangkut ruang hidup dan keberlanjutan ekonomi warga desa.

“Kami ingin keadilan ekologis ini tidak hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki akses terhadap sumber daya, tetapi juga oleh masyarakat di dusun dan kampung,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Siak turut menyampaikan berbagai persoalan terkait izin eksisting, rencana perpanjangan HGU, serta potensi lahan yang dapat dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Bupati perempuan pertama di Siak itu
menyadari, upaya tersebut tidak mudah karena harus melalui berbagai tahapan regulasi. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak masyarakat atas tanah dan hutan di Siak. “Kami melangkah dengan niat yang jernih untuk mewujudkan perjuangan hak atas tanah bagi masyarakat Siak,” ujarnya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-27 Siak, DAMRI Gratiskan Layanan Bus untuk Masyarakat

9 Okt 2026 - 13:55 WIB

Sambut HUT ke-27 Siak, DAMRI Gratiskan Layanan Bus untuk Masyarakat

LAMR Provinsi Riau Apresiasi Penabalan Gelar Adat di Rokan Hulu

8 Okt 2026 - 20:08 WIB

LAMR Provinsi Riau Apresiasi Penabalan Gelar Adat di Rokan Hulu

Jerebu Karhutla Telan Korban, Puluhan Ribu Warga Riau Sempot

8 Okt 2026 - 20:01 WIB

Jerebu Karhutla Telan Korban, Puluhan Ribu Warga Riau Sempot

Bupati Siak Menanam di Eks Karhutla, Pohon Dikasi Nama Jenderal Herry

8 Okt 2026 - 16:15 WIB

Bupati Siak Menanam di Eks Karhutla, Pohon Dikasi Nama Jenderal Herry

Siak Hebat! PT ORI Investasi Rp1,6 Triliun di KITB, Bupati Afni: InsyaAllah, Akan Banyak Investasi Lagi

8 Okt 2026 - 12:48 WIB

Siak Hebat! PT ORI Investasi Rp1,6 Triliun di KITB, Bupati Afni: InsyaAllah, Akan Banyak Investasi Lagi
Trending di Siak