Menu

Mode Gelap
Respons Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Mandau Amankan Terduga Penyalahguna Sabu dalam Program P4GN Peredaran Sabu di Sekitar RSUD Bengkalis Digagalkan, Satu Terduga Pengedar Diamankan HNSI Anambas Dukung Kebijakan BBM Nelayan, Siap Awasi Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 15 Juli 2026: Cerah hingga Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal Danlanal Tarempa Terima Kunjungan Kerja Kapolres Anambas, Perkuat Sinergitas TNI-Polri BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

Riau

Belasan Kios di Pasar Peranap Lenyap

badge-check

Kebakaran di Pasar Peranap meludeskan 13 kios. (Foto: ist) Perbesar

Kebakaran di Pasar Peranap meludeskan 13 kios. (Foto: ist)

RiauKepri.com, INHU– Sebanyak 13 unit toko dan kios di Pasar Peranap, Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dalam sekejab lenyap terbakar, pada Selasa malam (24/2/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.

Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga tengah melaksanakan salat Tarawih. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan deretan bangunan yang mayoritas terbuat dari material mudah terbakar.

Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan warga tak lama setelah api terlihat membumbung tinggi dari kawasan pasar.

“Berdasarkan keterangan saksi, titik api pertama kali terlihat dari warung kedai lotek milik saudara Butet. Angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat ke bangunan di sampingnya,” ujar Misran.

Deretan kios yang terbakar terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai dari kios sembako milik Wita, Mie Ayam Bakso Bukde Ima, kios rempah milik Adang Apuk, pangkas rambut milik Saran, hingga toko barang harian milik Ize dan Tanjung.

Selain itu, lima toko emas juga terdampak serius, yakni Toko Emas Anugrah Baru, Harapan Baru, Bintang Harapan, Sinar Agung milik H. Safrudin, serta Toko Murni Baru. Seluruhnya dilaporkan hangus dan kini hanya menyisakan puing.

“Kerugian diperkirakan cukup besar mengingat ada sejumlah toko emas yang ikut terbakar. Namun angka pastinya masih dalam pendataan,” kata Misran.

Petugas kepolisian bersama pemadam kebakaran dan warga setempat berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke kawasan permukiman padat di sekitar pasar. Api berhasil dilokalisir setelah beberapa jam upaya pemadaman.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. Tiga saksi, yakni Nanda, Edo, dan Nanda Saputra, telah dimintai keterangan. Tim Inafis Polres Inhu masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan bangunan dalam keadaan kosong. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BSP, Pemkab Siak dan PT Arara Abadi Siapkan MoU Normalisasi Kanal Cegah Banjir

14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Wali Kota Paisal Kukuhkan Pengurus LPTQ Kota Dumai Periode 2026–2029

14 Juli 2026 - 15:52 WIB

Potensi Agroforestri dengan Budaya Geronggang Hasilkan Cuan

14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Kadishub Tersandung Hukum, Sekda Ingatkan ASN Siak Pesan Bupati

12 Juli 2026 - 20:24 WIB

Seniman Dulu

12 Juli 2026 - 13:18 WIB

Trending di Minda