Menu

Mode Gelap
Prakiraan BMKG Jumat: Tanjungpinang hingga Natuna Didominasi Berawan dan Hujan Ringan Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD PT TIMAH Gandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sosialiasi Pengisian SPT Tahunan Melalui Coretax Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21 Air Kaleng: Gelembung Nostalgia dan Simbol Marwah

Pekanbaru

Dorong Inklusi Keuangan, BRK Syariah Fasilitasi UMKM “Kampong Ramadan Kite” dengan QRIS

badge-check


					Sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). (Foto: BRKS) Perbesar

Sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). (Foto: BRKS)

RiauKepri.com, PEKANBARU – PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) terus mendorong inklusi keuangan di daerah dengan memfasilitasi pelaku UMKM “Kampong Ramadan Kite” menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) selama Ramadan.

Langkah ini dilakukan untuk mempermudah transaksi antara pedagang dan pembeli, sekaligus memperluas akses layanan keuangan syariah bagi pelaku usaha kecil. Melalui penggunaan QRIS, transaksi menjadi lebih praktis, aman, dan tercatat secara digital.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana menyampaikan bahwa pemanfaatan QRIS di kalangan pedagang takjil merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung transformasi digital UMKM. Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai karena tingginya aktivitas jual beli.

“Melalui QRIS, pelaku UMKM tidak lagi bergantung sepenuhnya pada uang tunai. Transaksi lebih cepat, risiko uang palsu dapat dihindari, dan pencatatan keuangan menjadi lebih rapi,” ujar Edi Wardana, Rabu (25/2/2026).

Selain menyediakan fasilitas QRIS, BRK Syariah juga memberikan edukasi singkat kepada para pedagang mengenai cara penggunaan, manfaat, serta pentingnya literasi keuangan syariah. Edukasi tersebut merupakan bagian dari program GERAK (Gebyar Ramadhan Keuangan) Syariah) yang digelar selama bulan suci Ramadan, sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku UMKM terhadap produk dan layanan keuangan syariah, pengelolaan keuangan usaha, serta pemanfaatan transaksi digital secara aman dan sesuai prinsip syariah.

Sejumlah pedagang takjil mengaku terbantu dengan kehadiran QRIS. Mereka menilai pembayaran digital memudahkan pembeli yang tidak membawa uang tunai, sekaligus meningkatkan potensi penjualan.

“Sekarang mencari uang pecahan itu susah, jadi kalau pembayaran pakai QRIS lebih praktis, tidak perlu menyediakan uang kembalian. Rata-rata pembeli menggunakan QRIS untuk pembayaran. Ini sangat membantu kami pedagang juga, untuk mempercepat proses transaksi,” kata Tika, pedagang kue basah di area “Kampong Ramadan Kite” BRK Syariah.

Program ini menjadi bagian dari upaya BRK Syariah dalam memperluas inklusi keuangan di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, khususnya bagi sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Melalui digitalisasi transaksi, BRK Syariah berharap pelaku UMKM semakin naik kelas, memiliki akses ke layanan perbankan, serta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TPID Riau Perkuat Pengendalian Inflasi, Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 14:02 WIB

PT Bumi Siak Pusako Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

11 Maret 2026 - 13:42 WIB

Rompi Oranye dan Tangan Diborgol di Pagi Pekanbaru, Kepulangan Abdul Wahid Menuju Meja Hijau

11 Maret 2026 - 11:40 WIB

Hasil Survei Februari 2026, Indeks Kepuasan dan Persepsi Anti Korupsi Imigrasi Pekanbaru Tembus Nilai 97

11 Maret 2026 - 08:38 WIB

LAMR Minta Menteri Kehutanan Batalkan Rencana Relokasi Warga TNTN di Tanah Adat Cerenti

10 Maret 2026 - 19:21 WIB

Trending di Kuansing