Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Riau

Gotong Royong Bangun Jembatan, Baznas Riau Mundur, Semangat Warga Tetap Menyala

badge-check


					Plt Gubernur Riau SF. Hariyanto. (Ist) Perbesar

Plt Gubernur Riau SF. Hariyanto. (Ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Riau menjadi potret kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Program yang diinisiasi Polda Riau ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Di tengah semangat tersebut, rencana kontribusi dari Baznas Provinsi Riau akhirnya dibatalkan setelah memunculkan pro dan kontra di tengah publik.

Meski demikian, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa langkah Polda tetap layak diapresiasi. Menurutnya, pembangunan ini sejak awal tidak bergantung pada anggaran pemerintah maupun dana sosial masyarakat. “Ini murni gerakan kolaboratif dengan semangat gotong royong,” ujarnya.

Di lapangan, jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terkendala akses transportasi. Warga berharap kehadiran jembatan mampu memangkas jarak tempuh dan memperlancar aktivitas ekonomi.

Sementara itu, Polda Riau memastikan pembiayaan proyek tetap aman melalui dukungan CSR dan partisipasi masyarakat.
Konsep pembangunan yang digunakan mengedepankan pendekatan pentahelix, melibatkan berbagai unsur secara bersama.

Ketua Baznas Riau Masriadi Hasan menyebut keputusan pembatalan diambil demi menjaga kepercayaan publik.
Ia menegaskan, dana yang dihimpun harus dikelola secara hati-hati dan transparan.

Di balik dinamika tersebut, semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan jembatan yang dinanti masyarakat. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

15 April 2026 - 18:00 WIB

Hikayat Kerendahan Hati dan Jejak Seorang Pemimpin: Kisah Saleh Djasit dari Mata Para Tokoh

15 April 2026 - 11:36 WIB

LAMR Luncurkan Autobiografi Saleh Djasit: Jalan Hidup Anak Pujud

15 April 2026 - 09:49 WIB

Evaluasi Menyeluruh Panipahan, Kapolda Riau Lakukan Rotasi Besar dan Perkuat Perang Melawan Narkoba

15 April 2026 - 07:29 WIB

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

14 April 2026 - 14:56 WIB

Trending di Pekanbaru