Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Pekanbaru

Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

badge-check


					Halal Bihalal Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah. (Foto: ist) Perbesar

Halal Bihalal Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah. (Foto: ist)

RiauKepri.com. PEKANBARU – Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal yang ditaja oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah, Minggu, 12 April 2026.

Pertemuan strategis ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Membangun Masa Depan Riau yang Cemerlang, Gemilang, dan Terbilang”.

Acara ini dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit, Ketua Dewan Pembina FKPMR Saleh Djasit, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah anggota DPR RI asal Riau, termasuk H. Achmad.

Dalam paparannya, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit menekankan pentingnya konsep “Tali Berpilin Tiga”—sebuah kolaborasi antara FKPMR (unsur sosial ekonomi politik), MUI (ulama), dan LAM Riau (adat)—yang bersinergi dengan pemerintah serta legislatif.

“Kita ingin kolaborasi ini menjadi tungku yang ditopang tiga tiang agar Riau tidak mudah goyang. Pertumbuhan ekonomi kita yang naik dari 3,5% pada 2024 menjadi 4,79% pada 2025 harus kita sambut dengan persatuan demi kemajuan daerah,” ujar Mambang Mit.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan, tantangan besar dari sisi fiskal dan kebijakan pusat. Ia menyoroti aturan mandatori belanja pegawai yang tidak boleh melebihi 30%, sementara saat ini masih berada di angka 45%.

“Kondisi ini tidak boleh membuat kita berhenti, justru menjadi momentum memperkuat pengertian daerah. Jika aturan ini diterapkan ketat pada 5 Januari 2027, kita harus bersiap dengan solusi kreatif agar kesejahteraan pegawai tetap terjaga tanpa membebani APBD secara berlebih,” tegas SF Hariyanto.

Senada dengan itu, Anggota DPR RI asal Riau, H. Achmad, menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah dan sangat strategis.

“Ini pertama kalinya para tokoh dan wakil rakyat dikumpulkan secara formal seperti ini. Dengan duduk bersama, solusi untuk memajukan Riau bisa kita cari dengan lebih konkret,” tuturnya.

Ed Efendi yang hadir mewakili Bupati Bengkalis dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap visi FKPMR. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan di tingkat kabupaten selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat demi mewujudkan Riau yang lebih maju.

Acara ditutup dengan sesi dialog dan konsolidasi bersama sebagai wujud nyata penyatuan arah kebijakan untuk masa depan Bumi Lancang Kuning. (RK13/rls)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

15 April 2026 - 18:00 WIB

Hikayat Kerendahan Hati dan Jejak Seorang Pemimpin: Kisah Saleh Djasit dari Mata Para Tokoh

15 April 2026 - 11:36 WIB

LAMR Luncurkan Autobiografi Saleh Djasit: Jalan Hidup Anak Pujud

15 April 2026 - 09:49 WIB

Evaluasi Menyeluruh Panipahan, Kapolda Riau Lakukan Rotasi Besar dan Perkuat Perang Melawan Narkoba

15 April 2026 - 07:29 WIB

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

14 April 2026 - 14:56 WIB

Trending di Pekanbaru