RiauKepri.com, JAKARTA – Tokoh nasional Anies Baswedan kembali mendapat perhatian di tingkat internasional. Pengalaman memimpin Jakarta dinilai menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya menjadi Dewan Penasihat Royal Commission for Riyadh City (RCRC), lembaga strategis yang menangani pengembangan ibu kota Arab Saudi.
Dalam forum Riyadh Competitiveness Forum (RCF) yang berlangsung di Riyadh, Anies ikut berdiskusi bersama para ahli dan pejabat dari berbagai negara untuk membahas strategi membangun kota modern yang kompetitif dan layak huni.
Sorotan utama dalam forum tersebut tertuju pada transformasi transportasi publik terintegrasi di Jakarta saat Anies menjabat gubernur periode 2017–2022.
Sistem konektivitas antarmoda seperti MRT, TransJakarta, hingga pengembangan transportasi ramah pengguna disebut menjadi salah satu contoh yang dipelajari Riyadh dalam upaya mempercepat modernisasi kotanya.
Anies mengungkapkan bahwa forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan antarnegara untuk meningkatkan daya saing kota di tingkat global. Ia juga menyebut Riyadh tengah melakukan percepatan transformasi besar sebagai bagian dari visi pembangunan jangka panjang Arab Saudi.
Kehadiran mantan Gubernur Jakarta itu dinilai menunjukkan bahwa pengalaman pengelolaan kota di Indonesia mulai mendapat pengakuan dunia internasional.
Jakarta yang sebelumnya kerap disorot karena kemacetan dan persoalan tata kota, kini mulai dipandang sebagai contoh transformasi urban di kawasan Asia Tenggara.
Selain mengikuti forum, Anies juga dijadwalkan berdiskusi bersama diaspora Indonesia di King Saud University, Riyadh.
Dalam sejumlah kesempatan, ia mendorong agar semakin banyak kota di Indonesia berkembang menjadi kota global yang nyaman bagi masyarakat dan kompetitif di mata dunia. (RK6/*)







