RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 18 Mei 2026, secara umum didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Namun, beberapa daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut karena adanya potensi angin kencang serta gelombang sedang di sejumlah perairan Kepri.
Untuk Kota Tanjungpinang, cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi hari dan berawan pada siang hingga malam hari dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius.
Sementara itu, Kota Batam diprediksi mengalami cuaca berawan sejak pagi hingga sore hari. Hujan ringan berpotensi terjadi pada malam hari dengan suhu udara berada di kisaran 26 sampai 31 derajat Celsius.
Kabupaten Bintan diprakirakan mengalami cuaca berawan dan berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga malam hari. Adapun suhu udara diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 30 derajat Celsius.
Di Kabupaten Karimun, kondisi cuaca diperkirakan berawan tebal pada siang dan sore hari. Hujan disertai petir berpotensi terjadi pada malam hari dengan suhu udara berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius.
Kabupaten Lingga diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hari dan berawan pada siang hingga malam hari. Suhu udara berada pada kisaran 25 hingga 29 derajat Celsius.
Sementara untuk Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara di kedua wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius.
BMKG juga memperkirakan angin bertiup dari arah utara hingga barat daya dengan kecepatan antara 3 hingga 20 kilometer per jam. Masyarakat pesisir dan nelayan diimbau tetap berhati-hati terhadap potensi gelombang laut yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Riau. (red)







