Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil Imigrasi Selatpanjang dan Kejari Meranti Resmi Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum

Anambas

Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait

badge-check

Rintus. Perbesar

Rintus.

RiauKepri.com, ANAMBAS – Di balik tenangnya pesisir Desa Mengkait, tersimpan kisah sederhana tentang semangat bertahan hidup. Desa yang hanya bisa dijangkau menggunakan speed boat atau pompong dari pusat Kabupaten Kepulauan Anambas itu dihuni masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Keterbatasan akses membuat setiap aktivitas membutuhkan tenaga dan perjuangan lebih.

Di desa tersebut, Rintus (37) menjadi sosok yang akrab dengan gerobak sorong. Pria yang masih lajang itu setiap hari membeli solar dari satu-satunya SPBU di desa yang berada di kawasan lebih tinggi, kemudian mendorong gerobak berisi jeriken BBM menuruni jalan untuk diantarkan ke rumah-rumah warga. Kehadirannya membantu masyarakat, terutama para lansia, yang tidak lagi sanggup mengangkut BBM sendiri dari SPBU.

Di sela aktivitas itu, Rintus juga memanfaatkan gerobaknya untuk mengangkut hasil tangkapan ikan dari kapal-kapal nelayan yang baru bersandar. Dari pekerjaan sederhana itulah ia menggantungkan hidup sekaligus menjadi bagian dari roda ekonomi masyarakat pesisir.

Kini pekerjaannya jauh lebih ringan setelah menerima bantuan gerobak sorong melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRK Syariah. Bantuan tersebut bukan hanya meningkatkan produktivitasnya, tetapi juga memperluas manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang mendapat bantuan ini. Gerobak ini memudahkan saya mencari nafkah sekaligus membantu warga mendapatkan BBM tanpa harus bersusah payah mengangkatnya dari SPBU. Saya juga bisa lebih mudah mengangkut ikan milik nelayan,” ungkap Rintus.

Baginya, gerobak itu bukan sekadar alat kerja, melainkan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Dengan waktu angkut yang lebih singkat dan tenaga yang lebih efisien, ia dapat melayani lebih banyak warga setiap hari.

Program CSR BRK Syariah menunjukkan bahwa kepedulian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan dalam bantuan berskala besar. Bantuan yang tepat sasaran mampu menciptakan dampak nyata, menggerakkan ekonomi masyarakat, sekaligus memudahkan aktivitas warga di daerah kepulauan.

Di Desa Mengkait, sebuah gerobak sorong menjadi simbol hadirnya BRK Syariah di tengah masyarakat. Tidak hanya membantu Rintus memperoleh penghasilan yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan energi yang menjadi penopang aktivitas sehari-hari. Melalui program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, BRK Syariah terus menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama dan memberi manfaat hingga ke wilayah terdepan di Provinsi Kepulauan Riau. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Anambas Minta Seluruh OPD Libatkan Kejaksaan Sebelum Ambil Kebijakan Strategis

18 Juli 2026 - 20:05 WIB

Kejari Anambas Perkuat Sinergi dengan Pemkab, KPU, dan Bawaslu Lewat Penandatanganan MoU

17 Juli 2026 - 06:50 WIB

Inspektorat Anambas Segera Turunkan Tim Auditor Tindak Lanjuti Laporan Dana Desa Rewak 2024–2025

17 Juli 2026 - 06:46 WIB

HNSI Anambas Dukung Kebijakan BBM Nelayan, Siap Awasi Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran

15 Juli 2026 - 07:31 WIB

Danlanal Tarempa Terima Kunjungan Kerja Kapolres Anambas, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

14 Juli 2026 - 20:16 WIB

Trending di Anambas