Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 15 Juli 2026: Cerah hingga Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal Danlanal Tarempa Terima Kunjungan Kerja Kapolres Anambas, Perkuat Sinergitas TNI-Polri BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI Selama 8 Tahun PT Timah Merestocking Kepiting Bakau Sedikitnya 5.600 Ekor BSP, Pemkab Siak dan PT Arara Abadi Siapkan MoU Normalisasi Kanal Cegah Banjir SPR Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PHR, Haris Kampay: Awal Bangun Komunikasi Intensif

Meranti

BPBD Kepulauan Meranti Edukasi Siswa Baru SMPN 2 tentang Mitigasi Bencana

badge-check

BPBD Kepulauan Meranti Edukasi Siswa Baru SMPN 2 tentang Mitigasi Bencana Perbesar

RiauKepri.com, SELATPANJANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat upaya pencegahan bencana melalui jalur edukasi. Tidak hanya fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun berbagai kondisi darurat lainnya, BPBD juga aktif memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru di SMP Negeri 2 Selatpanjang, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2, Alfian Husin, M.Pd.

Tim BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti dipimpin Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, SIP, bersama sejumlah personel BPBD lainnya. Dalam kesempatan itu, para siswa diperkenalkan dengan berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.

Selain penyampaian materi, BPBD juga memberikan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Para siswa dikenalkan fungsi APAR, jenis-jenisnya, hingga tata cara penggunaan yang benar agar mampu melakukan tindakan awal sebelum api membesar.

Tak hanya itu, petugas BPBD juga memberikan edukasi mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi. Para siswa diajarkan cara melindungi kepala dan tubuh, berlindung di tempat yang aman, serta melakukan evakuasi menuju titik kumpul secara tertib setelah guncangan berhenti. Materi tersebut disampaikan agar para pelajar memiliki pengetahuan dasar dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ardath, SIP, mengatakan bahwa edukasi kebencanaan sejak usia sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Selama ini masyarakat lebih mengenal BPBD sebagai instansi yang bertugas memadamkan kebakaran lahan atau menangani bencana saat terjadi. Padahal, tugas kami juga memberikan edukasi, sosialisasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat agar mampu mencegah serta meminimalisir dampak bencana,” ujar Ardath kepada wartawan.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini. Dengan bekal pengetahuan tersebut, para pelajar diharapkan mampu melindungi diri sendiri, membantu orang lain saat keadaan darurat, serta menjadi penyambung informasi kebencanaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Untuk menambah semangat peserta, BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti juga membagikan berbagai doorprize kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar materi kebencanaan.

Ardath menambahkan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya BPBD membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan, memahami cara mencegah bencana, mengetahui penggunaan APAR sebagai penanganan awal kebakaran, serta memahami prosedur penyelamatan diri ketika terjadi gempa maupun bencana lainnya. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti untuk mewujudkan daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera,” tutupnya. RK12/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polda Riau Juara Umum Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup 7, Personel Polres Meranti Sumbang Emas

12 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga

11 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gedung Baru Polsek Rangsang Barat Diresmikan, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

10 Juli 2026 - 13:19 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat

9 Juli 2026 - 20:25 WIB

Konsul Malaysia Kunjungi Imigrasi Selatpanjang, Tekankan Jalur Legal demi Lindungi PMI

9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Trending di Meranti