Menu

Mode Gelap
Kapal Harimau Buas Siak Gaungkan Spirit Al-Qur’an dan Warisan Kesultanan di MTQ Riau Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah

Batam

Amsakar Tegaskan Integritas Inovasi: Batam Tolak “Pencitraan Digital” demi Penilaian IGA

badge-check


					Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam Perbesar

Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk menjaga integritas dalam proses penilaian Innovative Government Award (IGA). Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menekankan bahwa Batam tidak ingin terjebak pada praktik pencitraan digital yang hanya mengejar pengakuan semata. Ia memastikan seluruh inovasi yang dipresentasikan kepada Tim Penilai merupakan program yang benar-benar berjalan dan dimanfaatkan masyarakat.

“Pemko Batam tidak ingin membuat inovasi hanya demi dipamerkan saat penilaian. Setiap aplikasi dan layanan digital harus berfungsi nyata dan digunakan publik,” ujarnya.

Amsakar menilai kehadiran Tim IGA sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, bukan sekadar mengejar penghargaan. Menurutnya, Batam selalu terbuka terhadap masukan konstruktif untuk memperbaiki kualitas layanan.

“Kami menghargai kritik dan saran. Tujuan kami adalah memastikan pelayanan publik benar-benar optimal. Jika nantinya Batam memperoleh penghargaan, itu harus dicapai melalui proses yang kredibel,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempersiapkan data faktual tanpa rekayasa. Transparansi, kata Amsakar, merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan inovasi berbasis teknologi.

“Saya tidak ingin ada data dibuat semata untuk memenuhi penilaian. Semua harus mencerminkan kondisi lapangan secara nyata,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Brida Efrius, Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan, serta sejumlah kepala OPD terkait. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gadai Emas Jadi Primadona, BRK Syariah Tingkatkan Standar Keahlian Penaksir Jaminan Emas (Rahn)

26 Juni 2026 - 23:10 WIB

Usai Riau, BRK Syariah Kini Gandeng BPS Kota Batam Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kepri

26 Juni 2026 - 23:05 WIB

Polda Kepri Bongkar Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam, Lima Tersangka Ditangkap dan Aset Miliaran Disita

25 Juni 2026 - 13:52 WIB

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

24 Juni 2026 - 13:15 WIB

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 17:28 WIB

Trending di Batam