Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Laut Sedunia, TP PKK Kuala Maras dan Anambas Foundation Gelar Aksi Bersih Pantai. Di Meranti, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel TP PKK Kuala Maras Gelar Senam Sehat dan Aksi Bersih Pantai, Wujudkan Desa Sehat dan Bersih Perempuan LAMR Meriahkan Milad ke-56 dengan Delapan Kegiatan Budaya dan Sosial Tulang Politik Pasar Sosial

Batam

Amsakar Tegaskan Integritas Inovasi: Batam Tolak “Pencitraan Digital” demi Penilaian IGA

badge-check


					Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam Perbesar

Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk menjaga integritas dalam proses penilaian Innovative Government Award (IGA). Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menekankan bahwa Batam tidak ingin terjebak pada praktik pencitraan digital yang hanya mengejar pengakuan semata. Ia memastikan seluruh inovasi yang dipresentasikan kepada Tim Penilai merupakan program yang benar-benar berjalan dan dimanfaatkan masyarakat.

“Pemko Batam tidak ingin membuat inovasi hanya demi dipamerkan saat penilaian. Setiap aplikasi dan layanan digital harus berfungsi nyata dan digunakan publik,” ujarnya.

Amsakar menilai kehadiran Tim IGA sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, bukan sekadar mengejar penghargaan. Menurutnya, Batam selalu terbuka terhadap masukan konstruktif untuk memperbaiki kualitas layanan.

“Kami menghargai kritik dan saran. Tujuan kami adalah memastikan pelayanan publik benar-benar optimal. Jika nantinya Batam memperoleh penghargaan, itu harus dicapai melalui proses yang kredibel,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempersiapkan data faktual tanpa rekayasa. Transparansi, kata Amsakar, merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan inovasi berbasis teknologi.

“Saya tidak ingin ada data dibuat semata untuk memenuhi penilaian. Semua harus mencerminkan kondisi lapangan secara nyata,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Brida Efrius, Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan, serta sejumlah kepala OPD terkait. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam.

5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Respon Pergantian Kepala BGN, Ketua IARMI Kepri Optimistis MBG Makin Optimal di Bawah Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang

3 Juni 2026 - 12:56 WIB

Turi Beach Resort Rayakan Anniversary ke-37 dengan Syukuran dan Donor Darah

2 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Batam