Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Batam

Amsakar Tegaskan Integritas Inovasi: Batam Tolak “Pencitraan Digital” demi Penilaian IGA

badge-check


					Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam Perbesar

Kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA ke Pemko Batam diterima Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk menjaga integritas dalam proses penilaian Innovative Government Award (IGA). Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Tim Penilai IGA di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menekankan bahwa Batam tidak ingin terjebak pada praktik pencitraan digital yang hanya mengejar pengakuan semata. Ia memastikan seluruh inovasi yang dipresentasikan kepada Tim Penilai merupakan program yang benar-benar berjalan dan dimanfaatkan masyarakat.

“Pemko Batam tidak ingin membuat inovasi hanya demi dipamerkan saat penilaian. Setiap aplikasi dan layanan digital harus berfungsi nyata dan digunakan publik,” ujarnya.

Amsakar menilai kehadiran Tim IGA sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, bukan sekadar mengejar penghargaan. Menurutnya, Batam selalu terbuka terhadap masukan konstruktif untuk memperbaiki kualitas layanan.

“Kami menghargai kritik dan saran. Tujuan kami adalah memastikan pelayanan publik benar-benar optimal. Jika nantinya Batam memperoleh penghargaan, itu harus dicapai melalui proses yang kredibel,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempersiapkan data faktual tanpa rekayasa. Transparansi, kata Amsakar, merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan inovasi berbasis teknologi.

“Saya tidak ingin ada data dibuat semata untuk memenuhi penilaian. Semua harus mencerminkan kondisi lapangan secara nyata,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Brida Efrius, Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan, serta sejumlah kepala OPD terkait. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam

19 Januari 2026 - 09:50 WIB

Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang

19 Januari 2026 - 06:31 WIB

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru

14 Januari 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM

14 Januari 2026 - 20:55 WIB

Gejolak di The Icon Central: Warga Tempel Spanduk Tolak Homestay, Tuntut IPL Diturunkan

14 Januari 2026 - 17:17 WIB

Trending di Batam