Menu

Mode Gelap
Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah HNSI Jemaja dan Kapolsek Perkuat Sinergi, Nelayan Diimbau Waspada Musim Angin Selatan

Tanjungpinang

Kader Adiwiyata Tanjungpinang Mulai Gerakkan Aksi Lingkungan Berbasis Sekolah

badge-check


					Foto bersama pelatihan 57 kader Adiwiyata dari 13 SMP untuk memperkuat gerakan pelajar peduli lingkungan. F: Ist Perbesar

Foto bersama pelatihan 57 kader Adiwiyata dari 13 SMP untuk memperkuat gerakan pelajar peduli lingkungan. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Gerakan pelajar peduli lingkungan di Tanjungpinang memasuki tahap baru setelah 57 siswa dari 13 SMP mulai melaksanakan aksi langsung dalam program Kader Adiwiyata. Aksi tersebut menjadi penekanan utama dalam pelatihan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang pada 19–21 November 2025 di SMP Negeri 7 Tanjungpinang.

Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, menyatakan bahwa keterlibatan pelajar dalam aksi nyata menjadi kunci keberhasilan gerakan lingkungan di sekolah. Ia menilai kesadaran ekologis tidak cukup dibangun lewat materi, tetapi harus diperkuat melalui praktik berkelanjutan.
“Kerusakan lingkungan makin terasa. Karena itu sekolah membutuhkan generasi yang mampu mengambil peran langsung sebagai agen perubahan,” ujar Yani.

Yani menekankan bahwa program Adiwiyata kini diarahkan pada penguatan budaya peduli lingkungan, bukan sekadar mengejar predikat penghargaan. Para kader diminta menjadi penggerak yang bisa mengedukasi teman sebaya hingga memonitor kebersihan di berbagai titik sekolah, mulai dari ruang kelas, taman, hingga area pembuangan sampah.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi interaktif, diskusi tematik, serta praktik lapangan yang melibatkan sejumlah lembaga, seperti DLHK Provinsi Kepulauan Riau, PPDL Carbon Ethic, Bank Sampah Kuantan Bersih, motivator lingkungan Muhammad Saiffurahman, dan Kwarcab Pramuka Tanjungpinang.

Puncak kegiatan ditandai dengan kampanye pengurangan sampah plastik yang dilakukan langsung di ruang publik. Para kader membagikan tas guna ulang kepada masyarakat, didampingi anggota DPRD Tanjungpinang, Irawati, serta fasilitator Pramuka.

Melalui aksi tersebut, DLH berharap terbentuk kolaborasi yang lebih kuat di lingkungan sekolah agar gerakan peduli lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami ingin ilmu yang diperoleh tidak berhenti di pelatihan, tetapi diterapkan dan dikembangkan bersama seluruh warga sekolah,” kata Yani. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat

26 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan

25 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau