Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Tanjungpinang

Kader Adiwiyata Tanjungpinang Mulai Gerakkan Aksi Lingkungan Berbasis Sekolah

badge-check


					Foto bersama pelatihan 57 kader Adiwiyata dari 13 SMP untuk memperkuat gerakan pelajar peduli lingkungan. F: Ist Perbesar

Foto bersama pelatihan 57 kader Adiwiyata dari 13 SMP untuk memperkuat gerakan pelajar peduli lingkungan. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Gerakan pelajar peduli lingkungan di Tanjungpinang memasuki tahap baru setelah 57 siswa dari 13 SMP mulai melaksanakan aksi langsung dalam program Kader Adiwiyata. Aksi tersebut menjadi penekanan utama dalam pelatihan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang pada 19–21 November 2025 di SMP Negeri 7 Tanjungpinang.

Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, menyatakan bahwa keterlibatan pelajar dalam aksi nyata menjadi kunci keberhasilan gerakan lingkungan di sekolah. Ia menilai kesadaran ekologis tidak cukup dibangun lewat materi, tetapi harus diperkuat melalui praktik berkelanjutan.
“Kerusakan lingkungan makin terasa. Karena itu sekolah membutuhkan generasi yang mampu mengambil peran langsung sebagai agen perubahan,” ujar Yani.

Yani menekankan bahwa program Adiwiyata kini diarahkan pada penguatan budaya peduli lingkungan, bukan sekadar mengejar predikat penghargaan. Para kader diminta menjadi penggerak yang bisa mengedukasi teman sebaya hingga memonitor kebersihan di berbagai titik sekolah, mulai dari ruang kelas, taman, hingga area pembuangan sampah.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi interaktif, diskusi tematik, serta praktik lapangan yang melibatkan sejumlah lembaga, seperti DLHK Provinsi Kepulauan Riau, PPDL Carbon Ethic, Bank Sampah Kuantan Bersih, motivator lingkungan Muhammad Saiffurahman, dan Kwarcab Pramuka Tanjungpinang.

Puncak kegiatan ditandai dengan kampanye pengurangan sampah plastik yang dilakukan langsung di ruang publik. Para kader membagikan tas guna ulang kepada masyarakat, didampingi anggota DPRD Tanjungpinang, Irawati, serta fasilitator Pramuka.

Melalui aksi tersebut, DLH berharap terbentuk kolaborasi yang lebih kuat di lingkungan sekolah agar gerakan peduli lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami ingin ilmu yang diperoleh tidak berhenti di pelatihan, tetapi diterapkan dan dikembangkan bersama seluruh warga sekolah,” kata Yani. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepri Didorong Jadi Pusat Kuliner Halal, Kuota 9.511 Sertifikat Gratis Siap Dimaksimalkan

17 Januari 2026 - 06:30 WIB

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Peran Pers di Tanjungpinang

15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Domino Jadi Jembatan Kebersamaan, Wali Kota Tanjungpinang Bangun Kedekatan dengan Warga

14 Januari 2026 - 17:25 WIB

DPRD Tanjungpinang Juara Turnamen Minisoccer Piala Ketua DPRD Kepri 2026

10 Januari 2026 - 19:08 WIB

PWI Tanjungpinang Matangkan Persiapan HPN 2026 Bersama DPRD

7 Januari 2026 - 11:25 WIB

Trending di Tanjungpinang