Menu

Mode Gelap
Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah HNSI Jemaja dan Kapolsek Perkuat Sinergi, Nelayan Diimbau Waspada Musim Angin Selatan

Riau

Bupati Siak Tetap Upayakan Solusi Irigasi Bungaraya Meski Bukan Kewenangan Daerah

badge-check


					Bupati Afni saat meninjau sawah di Kecamatan Bungaraya akhir pekan lalu. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Afni saat meninjau sawah di Kecamatan Bungaraya akhir pekan lalu. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak tetap berupaya membantu petani di Kecamatan Bungaraya meskipun saluran irigasi di wilayah tersebut bukan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Saluran irigasi Bungaraya diketahui merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau (Paket A) dan Kementerian PUPR melalui BWS Sumatera III (Paket B, C, dan D). Kendati demikian, Bupati Afni menyatakan Pemkab Siak tetap berkewajiban membantu karena para petani adalah warga Kabupaten Siak.

Pemkab Siak, sambung Afni, terus berkoordinasi dengan BWS Sumatera III untuk mencari solusi kekurangan air yang kerap dialami petani. Dalam pertemuan dengan Kepala BWS Sumatera III, disepakati tawaran bantuan sumur artesis sebagai langkah jangka pendek serta rencana pembangunan long storage sebagai solusi jangka panjang.

“Tahun ini, bantuan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) terbanyak juga diterima Kabupaten Siak, yaitu 23 titik di Sabak Auh, Pusako, dan Sungai Apit, yang mulai dibangun sejak Oktober dan masih dalam proses,” beber Afni, Senin malam (1/12/2025).

Bupati Afni juga menyebutkan, tahun depan Pemkab Siak mendapat kesempatan mengusulkan sebanyak mungkin sumur artesis untuk Bungaraya guna mengantisipasi kekurangan air di saluran tersier.

Terkait penggunaan alat berat, Afni menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berasal dari warga. Secara aturan, Pemkab tidak dapat mengoperasikan alat berat di wilayah yang bukan kewenangannya karena berpotensi melanggar regulasi. Meski demikian, alat berat milik Pemkab selalu siaga dan pernah diturunkan, namun beberapa kali ditolak warga karena ukurannya besar dan dikhawatirkan merusak lahan sawah.

Bupati Afni menegaskan bahwa Pemkab Siak tidak akan tinggal diam menghadapi kesulitan petani terkait air. Ia memastikan upaya dan kolaborasi dengan BWS Sumatera III terus dilakukan untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun permanen, termasuk pengaturan berbagi air dari sumber Tasik Hitam. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau

27 Juni 2026 - 15:03 WIB

Politik Nonagama

27 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sentuhan Humanis Polairud Polda Riau di Pesisir Siak: Salurkan Sembako hingga Bibit Pohon Lewat Program JALUR

26 Juni 2026 - 22:52 WIB

Haris Kampai Tetapkan Hariyanto Karim jadi Sekretaris PT SPR

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Rektor UIN Suska Riau Sambut Baik Kerja Sama dengan IKADI Riau, Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

25 Juni 2026 - 22:28 WIB

Trending di Riau