Menu

Mode Gelap
‘Malam Sastra Sumatera Luka’ PWI Kepri-PWI Batam Banjir Dukungan Warga Aceh, Sumut dan Sumbar PANTUNESIA Pukau Wakil Menteri Kebudayaan di Pos Bloc Jakarta Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Polda Kepri Dukung Pelepasan Bantuan Kemanusiaan IJTI untuk Korban Bencana di Sumatra Bupati Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana Festival Sampan Layar ke-6 Bandul Meriah, Peserta dan Warga Tumpah Ruah

Riau

Bupati Siak Tetap Upayakan Solusi Irigasi Bungaraya Meski Bukan Kewenangan Daerah

badge-check


					Bupati Afni saat meninjau sawah di Kecamatan Bungaraya akhir pekan lalu. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Afni saat meninjau sawah di Kecamatan Bungaraya akhir pekan lalu. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak tetap berupaya membantu petani di Kecamatan Bungaraya meskipun saluran irigasi di wilayah tersebut bukan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Saluran irigasi Bungaraya diketahui merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau (Paket A) dan Kementerian PUPR melalui BWS Sumatera III (Paket B, C, dan D). Kendati demikian, Bupati Afni menyatakan Pemkab Siak tetap berkewajiban membantu karena para petani adalah warga Kabupaten Siak.

Pemkab Siak, sambung Afni, terus berkoordinasi dengan BWS Sumatera III untuk mencari solusi kekurangan air yang kerap dialami petani. Dalam pertemuan dengan Kepala BWS Sumatera III, disepakati tawaran bantuan sumur artesis sebagai langkah jangka pendek serta rencana pembangunan long storage sebagai solusi jangka panjang.

“Tahun ini, bantuan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) terbanyak juga diterima Kabupaten Siak, yaitu 23 titik di Sabak Auh, Pusako, dan Sungai Apit, yang mulai dibangun sejak Oktober dan masih dalam proses,” beber Afni, Senin malam (1/12/2025).

Bupati Afni juga menyebutkan, tahun depan Pemkab Siak mendapat kesempatan mengusulkan sebanyak mungkin sumur artesis untuk Bungaraya guna mengantisipasi kekurangan air di saluran tersier.

Terkait penggunaan alat berat, Afni menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berasal dari warga. Secara aturan, Pemkab tidak dapat mengoperasikan alat berat di wilayah yang bukan kewenangannya karena berpotensi melanggar regulasi. Meski demikian, alat berat milik Pemkab selalu siaga dan pernah diturunkan, namun beberapa kali ditolak warga karena ukurannya besar dan dikhawatirkan merusak lahan sawah.

Bupati Afni menegaskan bahwa Pemkab Siak tidak akan tinggal diam menghadapi kesulitan petani terkait air. Ia memastikan upaya dan kolaborasi dengan BWS Sumatera III terus dilakukan untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun permanen, termasuk pengaturan berbagi air dari sumber Tasik Hitam. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

7 Desember 2025 - 14:21 WIB

Bupati Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana

6 Desember 2025 - 20:44 WIB

Bupati Siak Tetap Salurkan Beasiswa di Tengah Efesiensi Anggaran

6 Desember 2025 - 09:43 WIB

Kebun Dijarah, Pemegang KSO dengan Agrinas Mengadu ke LAMR

6 Desember 2025 - 08:30 WIB

Jelang Puncak Musim Hujan, Bupati Afni Minta Semua Unsur Pemerintah Siaga

5 Desember 2025 - 20:00 WIB

Trending di Riau