Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat Rektor UIN Suska Riau Sambut Baik Kerja Sama dengan IKADI Riau, Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat LAMR: Andreas Mazlan Minta Maaf, Persoalan Diselesaikan Secara Kekeluargaan LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat Pawai Muharram Diikuti Ratusan Pelajar di Ungar Ansar Jadikan Jalan Raya Dompak Lokasi Edukasi Lingkungan, Gerakan Gotong Royong Didorong Jadi Budaya Masyarakat

Tanjungpinang

PANTUNESIA, Aplikasi Pantun Berbasis AI Pertama di Dunia Lolos 10 Besar Nasional Program Budaya-Go

badge-check


					Inovasi dari budayawan muda Kepulauan Riau, Dato Setia Perdana Yoan S. Nugraha, S.Pd, meluncurkan PANTUNESIA. (Foto: Ist) Perbesar

Inovasi dari budayawan muda Kepulauan Riau, Dato Setia Perdana Yoan S. Nugraha, S.Pd, meluncurkan PANTUNESIA. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG  — Inovasi dari budayawan muda Kepulauan Riau,Dato Setia Perdana Yoan S. Nugraha, S.Pd, kembali mencuri perhatian nasional. Setelah melalui riset sejak 2019, Yoan bersama tim akhirnya meluncurkan PANTUNESIA, aplikasi pantun pertama di dunia yang memadukan kecerdasan buatan (AI) dan konsep gamifikasi.

Gagasan ini lahir dari kegelisahan Yoan melihat pantun — yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda — masih digunakan secara terbatas. “Sejauh ini pantun masih eksklusif, hanya digaungkan di acara adat dan disampaikan oleh tokoh atau pejabat dalam kondisi tertentu. Padahal pantun adalah sastra lisan yang paling dinamis dalam penggunaannya,” ujar Yoan, Selasa (2/12).

Didukung tiga tokoh muda di bidang teknologi, yaitu Pandu, Doni, dan Agam, serta Said Fakhrur Ar Rozzie sebagai pakar musik dalam aplikasi PANTUNESIA. Yoan merancang sebuah aplikasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif. PANTUNESIA dibangun dengan AI sebagai evaluator kreativitas pantun dan dikemas seperti permainan interaktif.

“Pantunesia adalah aplikasi pantun yang ditanamkan AI sebagai penilai, dan dibentuk layaknya game. Pengguna belajar pantun tanpa merasa digurui, sekaligus terampil menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Pandu, Head of Technology PANTUNESIA.

Terobosan ini mengantarkan PANTUNESIA lolos seleksi Kementerian Kebudayaan melalui program Budaya-Go, dan berhasil masuk 10 besar nasional, menyisihkan ratusan proposal inovasi budaya dari berbagai daerah. Tim PANTUNESIA dijadwalkan bertanding pada Grand Final Budaya-Go, 4–8 Desember 2025 di Jakarta Pusat.

Meski kompetisi belum berakhir, Yoan memastikan aplikasi ini siap dirilis. “Menang ataupun kalah, PANTUNESIA Insya Allah akan kami luncurkan pada 17 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Pantun Sedunia,” tegasnya.

Perjalanan panjang PANTUNESIA bermula dari eksperimen “Kartu Pantun” pada 2019, inovasi kreatif yang masih memiliki banyak keterbatasan. “Kelemahannya, kartu itu bersifat fisik dan penggunanya harus dipandu oleh orang yang paham pantun,” kenang Yoan.

Dari eksperimen itu lahir versi digital beta pada 2022, dirakit melalui presentasi dinamis. Namun versi tersebut masih memerlukan perangkat keras khusus dan belum efisien. Nama PANTUNESIA mulai dipakai saat itu, diinisiasi bersama pemantun Tanjungpinang, Rendra Setyadiharja.

Kini, PANTUNESIA bermetamorfosis menjadi aplikasi edukasi pantun paling canggih di dunia, lengkap dengan kecerdasan buatan, delapan level tantangan, dan tampilan gamifikasi yang interaktif. Dengan pendekatan modern ini, PANTUNESIA bukan hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar pantun yang relevan bagi generasi digital.

PANTUNESIA menjadi bukti bahwa budaya dapat bertumbuh bersama teknologi, tanpa kehilangan akar tradisinya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat

26 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan

25 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau