RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (13/3/2026) didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan di sebagian besar daerah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada waktu tertentu.
Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi atmosfer di wilayah Kepulauan Riau masih mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama pada siang hingga malam hari. Suhu udara rata-rata berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Di Kota Tanjungpinang, cuaca diprakirakan berawan pada pagi hari, kemudian berpotensi terjadi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Malam hari diperkirakan kembali berawan dengan suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius.
Sementara itu di Kota Batam, kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari berpotensi hujan ringan. Memasuki malam hingga dini hari cuaca cenderung berawan dengan suhu udara sekitar 25–31 derajat Celsius.
Untuk Kabupaten Bintan, cuaca pada pagi hingga siang hari diprakirakan hujan ringan. Kondisi berawan diperkirakan terjadi pada malam hingga dini hari dengan suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius.
Di Kabupaten Karimun, cuaca umumnya berawan pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Masyarakat di wilayah ini diimbau mewaspadai kemungkinan hujan yang dapat disertai kilat dan angin kencang.
Sementara itu di Kabupaten Lingga, kondisi cuaca diperkirakan berawan pada pagi hari dengan peluang hujan ringan pada siang atau sore hari. Malam hari cuaca kembali berawan dengan suhu udara sekitar 24–30 derajat Celsius.
Untuk wilayah Kabupaten Natuna, cuaca diprakirakan berawan tebal dengan peluang hujan ringan hingga sedang pada beberapa waktu, terutama pada malam atau dini hari.
Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan pada siang atau malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk nelayan dan pengguna transportasi laut, agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini. Hal ini mengingat potensi hujan disertai petir dan angin kencang dapat terjadi secara lokal di sejumlah wilayah Kepulauan Riau. (red)







