Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Dumai

32 PMI Deportasi Tiba di Dumai, Pulang dengan Harap Baru Usai Lebaran

badge-check

Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

RiauKepri.com, DUMAI– Gelombang pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia kembali berlangsung di gerbang perbatasan Provinsi Riau. Sebanyak 32 PMI deportasi tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 12.15 WIB, menjadi rombongan pertama yang masuk pasca perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menggunakan kapal feri Indomal Imperial, para PMI itu tiba dengan membawa cerita panjang dari negeri seberang. Di balik wajah lelah, tersimpan harapan untuk kembali memulai hidup di kampung halaman.

Setibanya di pelabuhan, mereka langsung menjalani pemeriksaan ketat oleh tim gabungan. Proses ini meliputi verifikasi dokumen keimigrasian serta pemeriksaan kesehatan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh PMI dalam kondisi sehat tanpa keluhan medis serius. Dengan demikian, mereka dinyatakan layak melanjutkan proses pendataan dan pemulangan ke daerah asal.

Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Riau bersama Pos Pelayanan Pelindungan PMI Kota Dumai. Di lokasi transit, para PMI mendapatkan pendampingan, mulai dari pendataan, penyediaan makanan, tempat istirahat, hingga pengurusan administrasi.

Selain itu, mereka juga difasilitasi untuk registrasi IMEI perangkat komunikasi di gerai Bea Cukai pelabuhan agar ponsel dapat digunakan kembali di Indonesia.
Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menegaskan komitmen negara dalam melindungi para PMI, termasuk mereka yang dipulangkan karena masalah keimigrasian.

“Setiap PMI yang dipulangkan, apapun statusnya, tetap menjadi tanggung jawab negara. Kami memastikan pelayanan yang layak dan manusiawi,” ujarnya, Ahad (12/4/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal. Menurutnya, banyak persoalan yang dialami PMI bermula dari proses keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.

Data rombongan menunjukkan 23 orang laki-laki dan 9 perempuan, mayoritas berasal dari Sumatera Utara, serta sebagian dari Aceh dan Riau. Saat ini, mereka masih menjalani masa transit di Rumah Ramah PMI Dumai sambil menunggu jadwal pemulangan.

Di tengah proses itu, satu per satu dari mereka mulai menghubungi keluarga, sebuah momen sederhana yang menandai akhir perjalanan panjang dan awal lembaran baru di tanah air. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

SIPANTAS, Inovasi Digital Kantor Imigrasi Dumai untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Paspor

20 Okt 2026 - 12:02 WIB

SIPANTAS, Inovasi Digital Kantor Imigrasi Dumai untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Paspor

LAMR Kota Dumai Hadiri Hari Kebudayaan Nasional (HKN), Sambut Menteri Kebudayaan

19 Okt 2026 - 20:40 WIB

LAMR Kota Dumai Hadiri Hari Kebudayaan Nasional (HKN), Sambut Menteri Kebudayaan

Muammar Khadafy Terpilih Aklamasi sebagai Ketua AMPI Kota Dumai  Periode 2026-2031

19 Okt 2026 - 06:00 WIB

Muammar Khadafy Terpilih Aklamasi sebagai Ketua AMPI Kota Dumai  Periode 2026-2031

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

12 Okt 2026 - 13:06 WIB

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR dan Bagikan 50 Paket Sembako untuk Nelayan di Pesisir Dumai

9 Okt 2026 - 18:39 WIB

Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR dan Bagikan 50 Paket Sembako untuk Nelayan di Pesisir Dumai
Trending di Dumai