Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir Fakultas Pertanian Unilak Gelar Kuliah Umum: Bedah Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau 2026 Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Bupati Siak Imbau Pelajar Shalat Berjemaah ke Masjid Perempuan Tua Cari Siput Hingga Dikabarkan Hilang, Tim Gabungan dan Warga Terus Lakukan Pencarian Jumat Siantan Berseri Diluncurkan, Kecamatan Siantan Perkuat Budaya Bersih dan Gotong Royong

Meranti

Perempuan Tua Cari Siput Hingga Dikabarkan Hilang, Tim Gabungan dan Warga Terus Lakukan Pencarian

badge-check


					Tim gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat  mencari Kamisah. (Foto: ist) Perbesar

Tim gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat mencari Kamisah. (Foto: ist)

RiauKepri.com, MERANTI – Seorang perempuan bernama Kamisah (55), warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, dilaporkan hilang setelah pergi mencari siput di kawasan pantai Beran, Kamis (11/6/2026) sore.

Hingga Jumat (12/6/2026), keberadaan korban masih belum diketahui. Tim gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur aktivitas korban sebelum menghilang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, menjelaskan bahwa korban terakhir kali diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari siput di kawasan pantai Beran atau Jelotong.

Sebelum berangkat, Kamisah sempat memberitahukan kepada anaknya mengenai tujuannya. Namun, ada hal yang dianggap tidak biasa oleh keluarga. Korban diketahui mengenakan pakaian yang cukup rapi dan berbeda dari pakaian yang biasa digunakan saat mencari siput di pantai.

“Korban sempat pamit kepada anaknya untuk mencari siput. Namun hingga menjelang malam hari, korban tidak juga kembali ke rumah,” ujar Ardath kepada wartawan, Jumat (12/6/2026) siang.

Merasa khawatir, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung berupaya mencari keberadaan korban. Berbagai lokasi yang biasa didatangi Kamisah disisir, namun hasilnya masih nihil. Karena tidak menemukan petunjuk, keluarga kemudian meminta bantuan kepada BPBD Kepulauan Meranti.

Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama tim Basarnas, kepolisian, dan Dinas Pemadam Kebakaran segera bergerak melakukan pencarian. Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan menyisir kawasan sekitar rumah korban hingga menuju pesisir Beran yang selama ini menjadi lokasi masyarakat mencari siput.

Tim gabungan terus melakukan pencarian hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Namun karena kondisi malam dan minimnya petunjuk, operasi pencarian resmi dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Jumat pagi.
Meski demikian, keluarga dan warga sekitar tidak menghentikan upaya pencarian. Mereka tetap berusaha mencari keberadaan Kamisah hingga larut malam dengan menelusuri sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban berada.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat sejumlah penyakit, di antaranya jantung, gangguan lambung, kolesterol, Tensi, Alergi dan Nyeri Dada. Saat meninggalkan rumah, korban diketahui membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsinya.

Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban, keluarga juga berusaha memastikan kemungkinan Kamisah berada di rumah kerabatnya.

Sejumlah anggota keluarga telah mengecek ke kediaman sanak saudara di Desa Alai dan Maini, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, serta Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat. Namun hingga saat ini tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaan korban.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan bersama masyarakat berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, sementara berbagai kemungkinan terkait hilangnya perempuan tersebut masih terus ditelusuri. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

10 Juni 2026 - 09:49 WIB

Di Meranti, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel

7 Juni 2026 - 18:54 WIB

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Labu dan Cabai Rawit Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Tebing Tinggi

5 Juni 2026 - 09:41 WIB

Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem

4 Juni 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti