RiauKepri.com, MERANTI – Seorang perempuan bernama Kamisah (55), warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, dilaporkan hilang setelah pergi mencari siput di kawasan pantai Beran, Kamis (11/6/2026) sore.
Hingga Jumat (12/6/2026), keberadaan korban masih belum diketahui. Tim gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur aktivitas korban sebelum menghilang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, menjelaskan bahwa korban terakhir kali diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari siput di kawasan pantai Beran atau Jelotong.
Sebelum berangkat, Kamisah sempat memberitahukan kepada anaknya mengenai tujuannya. Namun, ada hal yang dianggap tidak biasa oleh keluarga. Korban diketahui mengenakan pakaian yang cukup rapi dan berbeda dari pakaian yang biasa digunakan saat mencari siput di pantai.
“Korban sempat pamit kepada anaknya untuk mencari siput. Namun hingga menjelang malam hari, korban tidak juga kembali ke rumah,” ujar Ardath kepada wartawan, Jumat (12/6/2026) siang.
Merasa khawatir, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung berupaya mencari keberadaan korban. Berbagai lokasi yang biasa didatangi Kamisah disisir, namun hasilnya masih nihil. Karena tidak menemukan petunjuk, keluarga kemudian meminta bantuan kepada BPBD Kepulauan Meranti.
Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama tim Basarnas, kepolisian, dan Dinas Pemadam Kebakaran segera bergerak melakukan pencarian. Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan menyisir kawasan sekitar rumah korban hingga menuju pesisir Beran yang selama ini menjadi lokasi masyarakat mencari siput.
Tim gabungan terus melakukan pencarian hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Namun karena kondisi malam dan minimnya petunjuk, operasi pencarian resmi dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Jumat pagi.
Meski demikian, keluarga dan warga sekitar tidak menghentikan upaya pencarian. Mereka tetap berusaha mencari keberadaan Kamisah hingga larut malam dengan menelusuri sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban berada.
Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat sejumlah penyakit, di antaranya jantung, gangguan lambung, kolesterol, Tensi, Alergi dan Nyeri Dada. Saat meninggalkan rumah, korban diketahui membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsinya.
Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban, keluarga juga berusaha memastikan kemungkinan Kamisah berada di rumah kerabatnya.
Sejumlah anggota keluarga telah mengecek ke kediaman sanak saudara di Desa Alai dan Maini, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, serta Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat. Namun hingga saat ini tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan bersama masyarakat berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, sementara berbagai kemungkinan terkait hilangnya perempuan tersebut masih terus ditelusuri. (RK12).







