Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir Fakultas Pertanian Unilak Gelar Kuliah Umum: Bedah Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau 2026 Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Bupati Siak Imbau Pelajar Shalat Berjemaah ke Masjid Perempuan Tua Cari Siput Hingga Dikabarkan Hilang, Tim Gabungan dan Warga Terus Lakukan Pencarian Jumat Siantan Berseri Diluncurkan, Kecamatan Siantan Perkuat Budaya Bersih dan Gotong Royong

Pekanbaru

Fakultas Pertanian Unilak Gelar Kuliah Umum: Bedah Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau 2026

badge-check


					Foto bersama setelah Kuliah Umum Fakultas Pertanian Unilak, Pekanbaru. (Foto: ist) Perbesar

Foto bersama setelah Kuliah Umum Fakultas Pertanian Unilak, Pekanbaru. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU –  Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Unilak kembali menghadirkan diskusi strategis untuk mahasiswa dan pelaku agribisnis.

‎Melalui program Kuliah Umum Fakultas Pertanian membahas tema Ketidakstabilan Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau: Tantangan, Risiko dan Strategi Adaptasi. Kegiatan digelar Kamis, 11 Juni 2026 di kampus Unilak Rumbai, Pekanbaru.

‎Narasumber kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, sebagai narasumber utama. Beliau Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Universitas Lampung dan President Asian Society of Agriculture Economists ASAE.

‎Prof Bustanul membahas beberapa topik, seperti eksport cpo, kesejahteraan petani, industri sawit, hilirisasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Dekan Faperta Unilak Dr. Amalia menyampaikan tujuan utama kegiatan. kuliah ini kami desain untuk menjembatani teori akademik dengan realitas lapangan. Mahasiswa harus paham risiko makro seperti nilai tukar rupiah, supaya lulusan Agribisnis Unilak siap kerja di industri perkebunan BUMN maupun swasta,” ujar Dr. Amalia.

‎Beliau juga menekankan pentingnya kepekaan sosial dan empati terhadap petani sebagai nilai unggul lulusan Unilak.

‎Dijelaskan Dr Amalia, kuliah umum diikuti ratusan mahasiswa, peserta dapat mempertajam kemampuan analisis multidimensi ekonomi pertanian. 2. Membuka ide penelitian skripsi/thesis seputar sawit dan CPO. 3. Kesiapan karir di industri agribisnis, BUMN perkebunan, dan eksportir. 4. Memahami strategi adaptasi UMKM dan perusahaan menghadapi dolar. 5. Networking dengan dosen S3 dan praktisi.

‎Pelaksanaan kuliah umum terlaksana adanya kerjasama Faperta Unilak dan PERHEPI (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia) Komda Pekanbaru. Dihadiri juga oleh ketua perhepi komda pekanbaru Dr.Arifudin , SP.,MP dan Penasehat perhepi Ir.Fachri Yasin., M.Si. (RK2/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

12 Juni 2026 - 16:56 WIB

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

11 Juni 2026 - 11:27 WIB

LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat

10 Juni 2026 - 21:13 WIB

LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

10 Juni 2026 - 17:32 WIB

Tiga Novel Penulis Pahang-Malaysia Dibedah di Unilak, Perkuat Dialog Sastra Melayu Lintas Negara

10 Juni 2026 - 11:06 WIB

Trending di Pekanbaru