RiauKepri.com, ROHIL– Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Periode 2026-2031 berlangsung meriah di Hotel Bintang Mulia, Bagan Batu, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Anggota DPR RI Dapil Riau H. Karmila Sari, Sekretaris Jenderal DPD IPK Sumatera Utara Darwin Lubis, unsur Forkopimda Rohil, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan kader IPK dari berbagai daerah.
Pelantikan yang dibalut dengan berbagai pertunjukan lintas budaya itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Ketua DPD IPK Provinsi Riau, Kasten Harianja, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD II IPK Kabupaten Rokan Hilir yang baru dilantik dengan Ketua
Edward Sianturi, Sekretaris Anggiat Manit, dan Bendahara Maddalena BR Damanik.
Kasten menyebutkan, pelantikan merupakan bentuk pengakuan resmi atas keabsahan kepengurusan IPK Rohil untuk menjalankan roda organisasi di tengah masyarakat dan pemerintah daerah.
“Pelantikan ini menjadi bentuk publikasi dan pengakuan terhadap keabsahan kepengurusan DPD IPK Kabupaten Rokan Hilir. Karena itu seluruh pengurus harus tetap solid, bersatu, kompak dalam satu komando serta menjunjung tinggi konstitusi organisasi,” kata Kasten.
Pada kesempatan tersebut, Ketua IPK Riau juga mengucapkan terima kasi atas kehadiran Bupati Rohil Pak Bistamam, anggota DPR RI Karmila Sari, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Rohil lainya. “Kehadiran bupati, anggota DPR RI, para tokoh di Rohil, pada pelantikan ini adalah sebuah penegasan dan pengakuan bahwa keberadaan IPK sangat diterima masyarakat,” ungkap Kasten.
Kasten menegaskan, IPK merupakan organisasi kepemudaan yang berlandaskan ideologi Pancasila dan memiliki tugas berkontribusi dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pembangunan.
Karena itu, Kasten meminta seluruh pengurus yang baru dilantik dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan program-program organisasi.
Menurutnya, kader IPK juga harus ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk mendukung upaya pemberantasan narkoba yang belakangan menjadi perhatian publik di Kabupaten Rokan Hilir.
“Kader-kader IPK harus ikut serta memutus mata rantai peredaran narkoba dengan cara menjauhi narkoba dan mengajak masyarakat melakukan hal yang sama demi mewujudkan Rokan Hilir yang sehat, aman, dan maju,” ujarnya.
Kasten juga menitipkan keberlangsungan organisasi IPK Rohil kepada Bupati Rokan Hilir, Kapolres, Dandim, serta seluruh masyarakat agar dapat terus membimbing dan bersinergi dengan organisasi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kasten menjelaskan bahwa kekuatan IPK di Riau dibangun melalui kebersamaan dan silaturahmi yang menjadi fondasi utama organisasi. Semangat tersebut, katanya, sejalan dengan falsafah Melayu “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”.
“Adat dan budaya Melayu menjadi payung dalam setiap aktivitas organisasi. Nilai-nilai itulah yang menjadi pedoman kami dalam berkarya, berkontribusi, dan mengabdi kepada masyarakat,” ungkap Kasten.
Ia menambahkan, IPK di Riau berkomitmen menjadi organisasi yang berperan sebagai pengimbang dan penimbang dalam kehidupan sosial masyarakat. Sebagai pengimbang, IPK hadir membantu masyarakat pada ruang-ruang yang belum sepenuhnya terjangkau pemerintah. Sedangkan sebagai penimbang, IPK berupaya memberikan masukan dan solusi yang objektif serta konstruktif terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Melalui semangat kebersamaan, penghormatan terhadap adat dan budaya, serta sinergi dengan pemerintah, IPK di Riau diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. (RK1)







