Menu

Mode Gelap
BMKG Prakirakan Cuaca Kepri Didominasi Cerah Berawan dan Hujan Ringan pada Rabu, 17 Juni 2026 RELIMA Angkatan 2026 Menggelar Kegiatan, Dengan Tema “Membaca Masa Depan Kundur” Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Polsek Kundur Gelar Tausiyah, Yasinan dan Do’a Bersama Bupati Aneng Lantik 120 CPNS Formasi 2024 Jadi PNS, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Ambil Momen Tahun Baru Islam, Siaran LAMR-RRI Mengudara Polsek Rupat Utara Amankan Pria Pemilik Sabu, Satu Pelaku Lain Masuk DPO

Riau

Ambil Momen Tahun Baru Islam, Siaran LAMR-RRI Mengudara

badge-check


					Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil bersama tim RRI seusai mengudara sebagai wujuda kerjasama. (Foto: ist) Perbesar

Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil bersama tim RRI seusai mengudara sebagai wujuda kerjasama. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Kerja sama antara Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau dan Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru mulai diwujudkan melalui program siaran budaya yang mengudara bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Taufik Ikram Jamli, mengatakan pihaknya telah menyampaikan jadwal para pengisi siaran kepada pihak RRI Pekanbaru sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua lembaga.

“Ini merupakan bagian dari pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati. Para datuk dan tokoh Melayu akan mengisi siaran dengan berbagai tema kebudayaan,” ujar Datuk Seri Taufik.

Dalam program perdana tersebut, Datuk Taufik membahas sejarah asal-usul Melayu. Berikutnya, pada waktu yang sudah dijadwalkan Datuk Afrizal Alang akan mengangkat tema adat Melayu, Datuk Syaiful Anuar membahas karya ekspresi budaya, dan Datuk Elmustian Rahman mengulas perekonomian serta sejarah alam Melayu.

Selain itu, siaran juga akan menghadirkan Datuk Aspandiar, Datuk Jefri Al-Malay, serta Puan Murparsaulian yang membahas berbagai aspek kehidupan masyarakat Melayu, mulai dari pola hidup hingga penguatan ekonomi berbasis budaya.

Program siaran tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara LAMR Provinsi Riau dan RRI Pekanbaru yang berlangsung di Balai Adat Melayu Riau pada 5 Juni 2026 lalu. Melalui kerja sama itu, kedua lembaga berkomitmen memperluas penyebaran informasi dan edukasi kebudayaan Melayu kepada masyarakat melalui media penyiaran publik.

Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kolaborasi tersebut. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi, menilai kerja sama itu menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah perkembangan zaman.

Menurut Helmi, RRI memiliki peran strategis sebagai media yang mampu menyosialisasikan, memperkuat, memperkaya, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat luas, terutama generasi muda. Dengan dukungan platform digital RRI, jangkauan siaran budaya Melayu Riau tidak hanya terbatas di daerah, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat nasional hingga mancanegara.

Datuk Seri Taufik berharap kerja sama tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat pelestarian budaya Melayu sekaligus memperkenalkan khazanah adat, seni, sastra, dan kearifan lokal Riau kepada generasi muda serta masyarakat dunia.

“Dengan media yang semakin terbuka, budaya Melayu Riau dapat didengar dan dinikmati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia,” kata Datuk Seri Taufik. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jemaah Haji Siak Pulang Lengkap, Diantar Bupati Afni dan Dijemput Wabup Syamsurizal

16 Juni 2026 - 16:50 WIB

Polda Riau Sita 15 Motor dan 3 Mobil Hasil Kejahatan

15 Juni 2026 - 19:02 WIB

Mengompang Perantau

14 Juni 2026 - 13:37 WIB

Karmila Hadiri Pelantikan IPK Rohil, Berikan Hadiah 30 Beasiswa untuk Anak Pengurus

14 Juni 2026 - 13:05 WIB

Bupati Bistamam: IPK Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Rohil

14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Trending di Riau