RiauKepri.com, MERANTI – Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau melakukan penilaian terhadap Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Lomba Kampung Tangguh Anti Narkoba tingkat jajaran Polda Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Penilaian dilaksanakan di Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba Desa Banglas Barat dan dipimpin oleh Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Riau, AKBP Drs. Yohannes Maruli Tua Sagala, selaku Ketua Tim Penilai.
Kedatangan tim disambut oleh jajaran Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti, pemerintah desa, unsur TNI-Polri, serta kader Kampung Tangguh Anti Narkoba yang aktif menjalankan program pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti IPTU M. Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K., KBO Satresnarkoba IPTU Abdul Haris Damanik, S.H., Sekretaris Desa Banglas Barat Ade Irawan, Ps. Kanit I Idik Satresnarkoba IPDA Rijen Gurning, S.H., M.H., Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi AIPTU Joko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas Barat BRIGADIR Rozi Permanda, S.E., Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi SERTU Herman Saputra, personel Ditresnarkoba Polda Riau, personel Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti, serta kader Kampung Tangguh Anti Narkoba.
Dalam arahannya, AKBP Yohannes Maruli Tua Sagala menyampaikan bahwa program Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan salah satu langkah strategis Polri dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi dan sarana pendukung yang dimiliki desa, tetapi juga dari keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
“Keberadaan Kampung Tangguh Anti Narkoba diharapkan menjadi benteng pertahanan pertama dalam mencegah masuknya narkotika ke tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, TNI-Polri, dan seluruh elemen warga menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti IPTU M. Iqbalul Fikri mengatakan Desa Banglas Barat terus berkomitmen menjalankan berbagai program edukasi, sosialisasi, dan pengawasan berbasis masyarakat guna mendukung upaya pemberantasan narkoba.
Ia berharap melalui penilaian tersebut, Kampung Tangguh Anti Narkoba Desa Banglas Barat dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.
Selama kegiatan berlangsung, tim penilai melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator lomba, meliputi administrasi, program pembinaan, keterlibatan masyarakat, serta inovasi yang dijalankan dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui penilaian ini, Polres Kepulauan Meranti bersama Pemerintah Desa Banglas Barat menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba serta mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (RK12)







