Menu

Mode Gelap
Haris Kampai Tetapkan Hariyanto Karim jadi Sekretaris PT SPR Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Riau Ditunjuk sebagai Kapolres Kepulauan Meranti Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat Rektor UIN Suska Riau Sambut Baik Kerja Sama dengan IKADI Riau, Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat LAMR: Andreas Mazlan Minta Maaf, Persoalan Diselesaikan Secara Kekeluargaan LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat

Pekanbaru

Opening Ceremony Champions for Peace 2026 Resmi Digelar di Pekanbaru, Si Paling Informasi (SPI) Dukung Sebagai Media Partner

badge-check


					Peserta, panitia, dan tamu undangan berfoto bersama usai Opening Ceremony Champions for Peace 2026 di Ballroom Cititel Hotel Pekanbaru. (Foto: ist) Perbesar

Peserta, panitia, dan tamu undangan berfoto bersama usai Opening Ceremony Champions for Peace 2026 di Ballroom Cititel Hotel Pekanbaru. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Opening Ceremony Champions for Peace 2026 resmi digelar di Ballroom Cititel Hotel Pekanbaru pada Rabu (24/6) pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian program internasional yang mempertemukan 100 pemuda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat kapasitas dalam bidang perdamaian, kesehatan mental, resiliensi, kohesi sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Program ini merupakan inisiatif bersama antara Kofi Annan Foundation, KRIS for Peace, dan IYES Foundation sebagai mitra pelaksana di Indonesia.

Program Champions for Peace merupakan inisiatif internasional yang berfokus pada pengembangan kapasitas generasi muda dalam bidang resiliensi, kesehatan mental, Psychological First Aid (PFA), kohesi sosial, serta harmoni dengan sesama dan lingkungan. Melalui berbagai pelatihan dan aktivitas kolaboratif, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta yang berasal dari beragam latar belakang organisasi, komunitas, serta gerakan sosial tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia. Tarian khas Melayu tersebut menjadi simbol penghormatan dan penyambutan bagi 100 pemuda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir mengikuti program internasional tersebut.

Project Leader Champions for Peace, Mulkiyah Muslimah, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia.
“Champions for Peace hadir untuk mempertemukan anak-anak muda terbaik dari berbagai daerah agar dapat saling belajar, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi nyata. Kami berharap setelah program ini selesai, para peserta dapat menjadi pelopor perdamaian di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Sebagai Media Partner resmi, Komunitas Si Paling Informasi turut berkolaborasi dalam mendukung publikasi dan penyebaran informasi kegiatan kepada masyarakat luas. Founder Si Paling Informasi, M.Lutfi Muzaki, mengapresiasi penyelenggaraan program yang dinilai mampu mempertemukan pemuda-pemuda inspiratif dari seluruh Indonesia.
“Program seperti ini sangat penting karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan ini sebagai media partner yang membantu menyebarluaskan nilai-nilai positif kepada masyarakat,” ujar Lutfi.

Program Champions for Peace 2026 juga dijadwalkan mengunjungi Desa Kesumbo Ampai untuk belajar langsung mengenai harmoni sosial dan lingkungan bersama masyarakat adat Suku Sakai Bathin Sobanga. Kegiatan lapangan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan keberlanjutan di tingkat komunitas.

Melalui program ini, penyelenggara berharap lahir generasi muda yang lebih tangguh, inklusif, dan mampu menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Dengan semangat kolaborasi lintas daerah dan lintas budaya, Champions for Peace 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun masa depan Indonesia yang damai dan berkelanjutan. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR: Andreas Mazlan Minta Maaf, Persoalan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

25 Juni 2026 - 19:58 WIB

LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat

25 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jemput Bola ke Pasar, AO BRK Syariah Gencarkan Edukasi Gadai Emas untuk Pedagang Pasar

25 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kemudahan dan Prinsip Syariah Jadi Alasan Masyarakat Memilih Gadai Emas BRK Syariah

25 Juni 2026 - 10:21 WIB

Konten Andreas Mazland Resahkan Masyarakat Riau, Komunitas Rumah Sunting Lapor ke LAMR

24 Juni 2026 - 18:45 WIB

Trending di Pekanbaru