Menu

Mode Gelap
BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 8 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Batam, Warga Diminta Waspada Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Tumbuh 6,42 Persen pada Semester I 2026 Desa Bukit Padi Tetapkan Tiga Program Prioritas Cegah Stunting dalam RKPDes 2027 BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam Bawa Direktur BSP Temui Arwin AS, Bupati Afni: Minta Doa Orang Tua yang Berjasa

Pelalawan

Hari Kedua Pelatihan BMR LAMR Riau: Hadirkan Pertunjukan Tradisi Lisan dan Penguatan Kurikulum Kreatif

badge-check


					Pelatihan Penguatan Keterampilan Guru Budaya Melayu Riau (BMR). (Foto: ist) Perbesar

Pelatihan Penguatan Keterampilan Guru Budaya Melayu Riau (BMR). (Foto: ist)

RiauKepri.com, PANGKALANKERINCI – Memasuki hari kedua, Selasa, 7 Juli 2026 Pelatihan Penguatan Keterampilan Guru Budaya Melayu Riau (BMR) yang ditaja oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, LAMR Kabupaten Pelalawan, dan RAPP di Gedung Balai Adat Kabupaten Pelalawan berlangsung semakin dinamis. Tidak hanya diisi dengan pemaparan materi inti, atmosfer pelatihan juga dihidupkan dengan pertunjukan seni tradisi lisan yang memukau dari Sanggar Babalam.​

Penampilan seni ini dihadirkan untuk memberikan ilustrasi nyata kepada para peserta mengenai kekayaan warisan takbenda Melayu yang dapat diintegrasikan dalam dunia pendidikan modern.

​Agenda hari kedua ini berfokus pada dua pilar krusial dalam proses belajar-mengajar di kelas, yaitu struktur kurikulum dan kreativitas media. Kurikulum Pembelajaran Budaya Melayu Riau disampaikan oleh Datuk H. Syaiful Anuar. Materi ini mengupas tuntas implementasi teknis BMR pasca-terintegrasi ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), memastikan para guru memiliki panduan yang jelas dan terstandar. Media dan Pembelajaran Budaya Melayu Riau dipaparkan oleh Datuk Sati Dr. H. Griven H. Putera. Sesi ini mendorong para pendidik untuk memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan dekat dengan keseharian siswa agar nilai-nilai lokal dapat tersampaikan secara menyenangkan.

​Manfaat besar dari pelatihan ini dirasakan langsung oleh tuan rumah. Ketua Umum Pejabat (Pj) DPH LAMR Kabupaten Pelalawan, Datuk Jasfar, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kegiatan di hari kedua ini. Ia menilai materi yang disajikan sangat vital bagi masa depan pelestarian adat, khususnya di wilayah Pelalawan.

​”Kami menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pewarisan kebudayaan, terutama kebudayaan Melayu di Kabupaten Pelalawan. Ke depan, kami akan mengupayakan agar kegiatan serupa dapat berlanjut hingga ke tingkat kecamatan. Tujuannya jelas, agar seluruh guru BMR di pelosok daerah memperoleh standardisasi keterampilan dan pemahaman yang sama,” tegas Datuk Jasfar.

​Dengan tuntasnya materi kurikulum dan media di hari kedua ini, para peserta yang terdiri dari guru SD, SMP, SMA sederajat, serta kepala sekolah kini bersiap memasuki hari terakhir pelatihan yang akan difokuskan pada penyusunan modul ajar dan praktik mengajar (microteaching). (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR Riau Perkuat Pembelajaran Budaya Melayu, Latih Guru Se-Provinsi

6 Juli 2026 - 10:36 WIB

Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti

29 Juni 2026 - 18:46 WIB

Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau

27 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPP PKB Tetapkan Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Pelalawan Masa Bakti 2026–2031  

11 Juni 2026 - 13:36 WIB

DPP PKB Uji Langsung Kandidat Ketua DPC Pelalawan, Tiga Nama Lolos Tahap Penentu

23 April 2026 - 16:31 WIB

Trending di Pelalawan