Menu

Mode Gelap
HUT ke-18 Anambas, DPRD Ajak Masyarakat Refleksikan Perjuangan Pembentukan Daerah Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian Kades Batu Berapit Sambut 15 Mahasiswa KKN UGM, Harap Bawa Inspirasi dan Kemajuan bagi Desa Meranti Raih Penghargaan Pengelolaan Aset LAMR Apresiasi Pengakuan Menkeu, Dorong Segera Transfer DBH Hari Jadi Anambas ke-18, Camat Jemaja Timur Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong untuk Kemajuan Daerah

Pekanbaru

Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu

badge-check


					Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sekian kalinya nama Gubernur Riau periode 2019-2023, Drs. H. Syamsuar, M.Si, digunakan orang tak bertanggung jawab
untuk kepentingan pribadi. Karenanya, masyarakat diminta berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Modus yang dilakukan penipu menggunakan akun atas nama “Syamsuar New” di media sosial facebook, untuk menyakinkan korban penipu memasang foto Syamsuar mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Penipu memulai aksinya diawali dengan memberi salam lewat messenger. Selanjutnya, jika dilayani, sang penipu mulai mengirim pesan berikutnya dengan nada lembut dan akrab. Biasanya bertanya tentang kabar dan keluarga.

Setelah lawan bicara di media sosial merasa kenal, mulailah penipu beraksi dengan merayu korban agar membantu untuk rumah ibadah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan jangan mudah percaya. Saat ini, di facebook ada akun atas nama saya dan bergambar saya, menghubungi sejumlah orang dengan mengajukan permohonan bantuan mesjid. Ini penipuan,” kata Syamsuar, Selasa (28/1/2025).

Syamsuar mengaku mengetahui adanya penipuan tersebut, karena calon korban langsung mengkonfirmasi kepada dirinya. “Ada warga melapor kepada kami soal nama kami dipakai oleh penipu, warga tersebut juga menscreenshot akun penipu itu. Ya, kami katakan itu bukan kami, itu penipuan,” ucap Syamsuar.

Syamsuar kembali meminta agar warga berhati-hati sehingga tidak menjadi korban penipuan, soalnya modus penipuan semacam ini sudah sering dilakukan penipu. “Alhamdulillah, setelah ada imbauan dari kami, warga paham dan sejauh ini tidak ada warga yang menjadi korban,” ungkap Syamsuar.

Akhir tahun 2024 lalu, nama Syamsuar juga dicatuk penipu melalui aplikasi WhatsApp. Modusnya, penipu
meminta jasa layanan catering untuk kegiatan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar, pelaku penipuan ini menyebutkan hendak memesan jasa catering untuk acara program pertanian tanggal 14 Oktober. Pelaku juga meminta menu serta harga nasi box. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR Apresiasi Pengakuan Menkeu, Dorong Segera Transfer DBH

24 Juni 2026 - 12:56 WIB

Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati

23 Juni 2026 - 19:02 WIB

Bedah Novel Rida K Liamsi Jadi Ruang Mahasiswa Mengenal Sejarah Melayu

22 Juni 2026 - 17:33 WIB

BRK Syariah Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Fondasi Perekonomian Riau

22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Anak Siak Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru bagi Negeri Istana

22 Juni 2026 - 14:52 WIB

Trending di Pekanbaru