Menu

Mode Gelap
Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah Menampi Dedap Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat Billy Yusak Resmi Memimpin BM Kosgoro 1957 Bintan

Pekanbaru

Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu

badge-check


					Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sekian kalinya nama Gubernur Riau periode 2019-2023, Drs. H. Syamsuar, M.Si, digunakan orang tak bertanggung jawab
untuk kepentingan pribadi. Karenanya, masyarakat diminta berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Modus yang dilakukan penipu menggunakan akun atas nama “Syamsuar New” di media sosial facebook, untuk menyakinkan korban penipu memasang foto Syamsuar mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Penipu memulai aksinya diawali dengan memberi salam lewat messenger. Selanjutnya, jika dilayani, sang penipu mulai mengirim pesan berikutnya dengan nada lembut dan akrab. Biasanya bertanya tentang kabar dan keluarga.

Setelah lawan bicara di media sosial merasa kenal, mulailah penipu beraksi dengan merayu korban agar membantu untuk rumah ibadah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan jangan mudah percaya. Saat ini, di facebook ada akun atas nama saya dan bergambar saya, menghubungi sejumlah orang dengan mengajukan permohonan bantuan mesjid. Ini penipuan,” kata Syamsuar, Selasa (28/1/2025).

Syamsuar mengaku mengetahui adanya penipuan tersebut, karena calon korban langsung mengkonfirmasi kepada dirinya. “Ada warga melapor kepada kami soal nama kami dipakai oleh penipu, warga tersebut juga menscreenshot akun penipu itu. Ya, kami katakan itu bukan kami, itu penipuan,” ucap Syamsuar.

Syamsuar kembali meminta agar warga berhati-hati sehingga tidak menjadi korban penipuan, soalnya modus penipuan semacam ini sudah sering dilakukan penipu. “Alhamdulillah, setelah ada imbauan dari kami, warga paham dan sejauh ini tidak ada warga yang menjadi korban,” ungkap Syamsuar.

Akhir tahun 2024 lalu, nama Syamsuar juga dicatuk penipu melalui aplikasi WhatsApp. Modusnya, penipu
meminta jasa layanan catering untuk kegiatan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar, pelaku penipuan ini menyebutkan hendak memesan jasa catering untuk acara program pertanian tanggal 14 Oktober. Pelaku juga meminta menu serta harga nasi box. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadramaut

17 Januari 2026 - 08:25 WIB

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Trending di Pekanbaru