Menu

Mode Gelap
Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Pekanbaru

Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu

badge-check


					Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sekian kalinya nama Gubernur Riau periode 2019-2023, Drs. H. Syamsuar, M.Si, digunakan orang tak bertanggung jawab
untuk kepentingan pribadi. Karenanya, masyarakat diminta berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Modus yang dilakukan penipu menggunakan akun atas nama “Syamsuar New” di media sosial facebook, untuk menyakinkan korban penipu memasang foto Syamsuar mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Penipu memulai aksinya diawali dengan memberi salam lewat messenger. Selanjutnya, jika dilayani, sang penipu mulai mengirim pesan berikutnya dengan nada lembut dan akrab. Biasanya bertanya tentang kabar dan keluarga.

Setelah lawan bicara di media sosial merasa kenal, mulailah penipu beraksi dengan merayu korban agar membantu untuk rumah ibadah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan jangan mudah percaya. Saat ini, di facebook ada akun atas nama saya dan bergambar saya, menghubungi sejumlah orang dengan mengajukan permohonan bantuan mesjid. Ini penipuan,” kata Syamsuar, Selasa (28/1/2025).

Syamsuar mengaku mengetahui adanya penipuan tersebut, karena calon korban langsung mengkonfirmasi kepada dirinya. “Ada warga melapor kepada kami soal nama kami dipakai oleh penipu, warga tersebut juga menscreenshot akun penipu itu. Ya, kami katakan itu bukan kami, itu penipuan,” ucap Syamsuar.

Syamsuar kembali meminta agar warga berhati-hati sehingga tidak menjadi korban penipuan, soalnya modus penipuan semacam ini sudah sering dilakukan penipu. “Alhamdulillah, setelah ada imbauan dari kami, warga paham dan sejauh ini tidak ada warga yang menjadi korban,” ungkap Syamsuar.

Akhir tahun 2024 lalu, nama Syamsuar juga dicatuk penipu melalui aplikasi WhatsApp. Modusnya, penipu
meminta jasa layanan catering untuk kegiatan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar, pelaku penipuan ini menyebutkan hendak memesan jasa catering untuk acara program pertanian tanggal 14 Oktober. Pelaku juga meminta menu serta harga nasi box. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau

6 Juni 2026 - 14:39 WIB

Tegak Tiang Tonggol, LAMR Teguhkan Marwah Melayu di Usia ke-56

6 Juni 2026 - 10:16 WIB

Milad Tahun ke-56 LAMR, Perkuat Hak Adat dan Pewarisan

6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Tinggal Senging

6 Juni 2026 - 08:01 WIB

Sempena Milad Tahun ke-56, LAMR Laksanakan Berbagai Kegiatan

4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Trending di Pekanbaru