Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Alih-alih Menhut Raja Juli Antoni Menangis, Apa Pasal?

badge-check

Menhut Raja Juli Antoni. Perbesar

Menhut Raja Juli Antoni.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Usai ditepuk tepung tawar, bersama isterinya, Menteri Kehutanan Republik Indonesia (RI),
Tuan Raja Juli Antoni, diminta memberi kata sambutan di podium. Namun, meskipun anak kemanakan masyarakat Riau ini sudah berada di pidium, dia tak langsung mengucap salam sebagai permulaan sambutan.

Raja Juli Antoni tiba-tiba terdiam. Air mukanya berubah menjadi sedih, sesaat kemudian menundukan kepala. Begitu agak tenang, suami Nurlaili Haniah Kinanggi ini mulai memberi sambutan.

“Maaf, saya teringat almarhum ayah saya, hal ini membuat saya terharu dan menangis,” kata Raja Juli Antoni dengan suara berat memulai sambutan.

Raja Juli Antoni merupakan putra dari Raja Ramli Ibrahim, tokoh masyarakat Riau yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah (PW) Muhammadiyah Riau.
Hari ini, kata Raja Juli Antoni, dia sangat merasa bahagia karena
mendapat sambutan dan pujian yang luar biasa dari saudara sekampungnya, Riau.

“Sambutan dan pujian ini menjadi semangat saya untuk berkerja. Sesuai dengan tunjuk ajar seperti disampaikan Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil. Semoga saya bisa menjalankan amanah yang diberikan,” ucap politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Raja Juli Antoni menyebutkan, dia akan selalu merindukan Riau, meskipun jiwa dan raganya di rantau orang. “Jadi, sebagai anak jati Riau saya akan berkerja sebaik mungkin untuk negara dan kampung saya,” ucapnya.

Menteri Kehutanan itu bercerita, bahwa dirinya
bisa sampai seperti sekarang ini, karena doa orangtua. “Almarhum ayah saya, selalu mengajarkan saya agar berkerja keras, komitmen berbuat baik dan belajar atau menuntuk ilmu. Karena dengan ini semua akan membawa perubahan pada nasib kita dan keluarga,” ucap Raja Juli Antoni.

Dengan ekonomi keluarga kami yang saat itu pas-pasan, sambung Raja Juli Antoni,
orangtua mereka bisa berusaha mengantar dia bersama lima saudaranya yang lain bersekolah ke Pulau Jawa. “Ayah saya mengatakan, jika persoalan makan bentrok dengan pendidikan anak, maka dahulukan persoalan pendidikan anak,” cerita Raja Juli Antoni. (RK1)

 

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Nasib Semut

1 Nov 2026 - 09:39 WIB

Nasib Semut

Syamsuar Kehilangan Guru Sekaligus Mantan Atasan, Arwin Tetap Mendampinginya hingga ke Panggung Politik Riau

31 Okt 2026 - 09:41 WIB

Syamsuar Kehilangan Guru Sekaligus Mantan Atasan, Arwin Tetap Mendampinginya hingga ke Panggung Politik Riau

Telor Pemuda

31 Okt 2026 - 05:21 WIB

Telor Pemuda

Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau

30 Okt 2026 - 14:41 WIB

Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau

Ribuan Hektare Lahan Hangus, 65 Tersangka Karhutla di Riau

29 Okt 2026 - 18:54 WIB

Ribuan Hektare Lahan Hangus, 65 Tersangka Karhutla di Riau
Trending di Pekanbaru