Menu

Mode Gelap
Usai Limbah, SPR MoU dengan Koperasi Bidik Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dan Komuditi Pengan Keren, MoU Terkait Pengelolaan Limbah dengan PT. TMC, SPR dapat 20 Persen Keuntungan untuk PAD Riau Hafizha Rahmadhani Pastikan Pembangunan Sarana Sanitasi dan Air Minum Tepat Sasaran Hotspot Karhutla di Bengkalis Menurun, Terpantau Satu Titik Kategori Medium ASN Muda Ramai Tinggalkan Birokrasi Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 4 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Didominasi Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan

Pekanbaru

Ketua TP-PKK Provinsi Riau Tegaskan Lima Fokus Strategis dalam Peringatan HKG PKK ke-53

badge-check

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (19/5/2025). F: Ist Perbesar

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (19/5/2025). F: Ist

RiauKepri.com,  PEKANBARU – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, menekankan lima fokus utama yang harus menjadi perhatian TP-PKK ke depan. Hal ini disampaikannya pada acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (19/5/2025).

Ketua TP-PKK Provinsi Riau memandang acara puncak HKG PKK ke-53 tak hanya sekadar seremonial saja, tapi juga sebagai sarana untuk merefleksikan capaian sekaligus menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Juga menjadi semangat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga sehat, tangguh, dan berdaya saing di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Henny menyatakan bahwa TP-PKK perlu menyusun dan melaksanakan program kerja yang komprehensif dan berkelanjutan. Setiap program harus dirancang secara terintegrasi antar bidang, agar mampu saling mendukung dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam lingkup pemberdayaan keluarga.

“Misalnya, program peningkatan gizi keluarga perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan ekonomi. Sehingga, ketahanan pangan keluargapun juga terjaga secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, TP-PKK didorong untuk semakin aktif mendukung dan menggalakkan pemberian makanan bergizi kepada balita, ibu hamil, dan lansia. Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mencegah stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional maupun daerah.

“Kader PKK harus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat, hal ini untuk menunjang tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” tegas Henny Sasmita.

Fokus selanjutnya adalah peningkatan kompetensi dan kapasitas kader PKK dalam menggerakkan keluarga. TP-PKK dituntut untuk terus beradaptasi dan memperkuat peran sebagai motor penggerak perubahan sosial melalui berbagai pelatihan, pendampingan, dan inovasi program berbasis kebutuhan keluarga.

Henny juga menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis antara TP-PKK dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi masyarakat. Sebab menurutnya, dengan membangun kemitraan yang kuat, PKK akan lebih efektif dalam menjalankan program serta memperluas jangkauan dan kebermanfaatannya di tengah masyarakat.

“PKK tidak bisa berkerja sendiri. Makanya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat luas,” imbuhnya.

Dalam era digital yang terus berkembang, PKK juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Teknologi dapat menjadi alat penting dalam meningkatkan efektivitas program, memperluas jangkauan edukasi, serta membangun jejaring komunikasi dan pertukaran praktik terbaik antar kader di berbagai daerah.

“Saya berharap kelima fokus tadi dapat dilakukan oleh TP-PKK disemua jenjang. Baik di Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa, Kelurahan, serta seluruh kader PKK dan Dasawisma,” tutup Henny Sasmita Wahid. (RK1)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usai Limbah, SPR MoU dengan Koperasi Bidik Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dan Komuditi Pengan

4 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Keren, MoU Terkait Pengelolaan Limbah dengan PT. TMC, SPR dapat 20 Persen Keuntungan untuk PAD Riau

4 Agustus 2026 - 16:18 WIB

LAMR Terima Audiensi JKSN dan PGNU Riau, Bahas Penguatan Nilai Adat dan Agama

3 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Dua Tahun Menunggu, Atlet Riau Tagih Sisa Bonus PON

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi

2 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Trending di Pekanbaru