RiauKepri.com, PEKANBARU– Momen Idul Adha 1446 H diwarnai kepedulian mendalam dari Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang secara pribadi menyerahkan 10 ekor sapi kurban, ditambah 131 ekor lainnya yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi ke seluruh kabupaten/kota se-Riau. Salah satu yang menerima bantuan tersebut adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau.
Ketua MUI Riau, Prof. Dr. Ilyas Husti, mengapresiasi langkah Gubernur Wahid yang dianggap sebagai bentuk perhatian langsung kepada umat. Ia mengungkapkan bahwa baru kali ini MUI Riau menerima hewan kurban dari seorang gubernur secara langsung.
“Alhamdulillah, ini luar biasa. Sepanjang saya di MUI, baru kali ini kami menerima sapi kurban dari Gubernur. Ini perhatian yang patut dicontoh,” ujar Prof. Ilyas di Kantor MUI Riau, Ahad (8/6/2025).
Menurutnya, kehadiran langsung Gubernur ke lokasi penyerahan kurban menjadi isyarat penting, pemerintah tidak sekadar memberi, tetapi juga ingin hadir dan terlibat secara langsung bersama masyarakat. Ia menyebut, perhatian Gubri bukan hanya simbolis, tetapi nyata dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang membutuhkan.
“Pak Gubernur hadir bukan sekadar memberi sapi. Beliau datang untuk bersilaturahmi, menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya yang kurang mampu, tidak dilupakan,” jelasnya.
Prof. Ilyas menambahkan, semangat berbagi di hari raya kurban adalah bentuk nyata dari ukhuwah dan kepedulian sosial. Ia berharap program ini tidak berhenti di tahun ini, tapi terus dilanjutkan di masa mendatang.
“Kita ingin umat Islam, terutama yang kurang mampu, bisa merasakan nikmatnya makan daging di hari raya. Gerakan ini harus terus berjalan,” tambahnya.
Untuk distribusi daging, MUI Riau telah menyiapkan 100 kupon bagi masyarakat. Namun, fleksibilitas tetap dijaga. “Kalau stok daging masih ada, siapa pun yang datang tetap akan kami layani,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Wahid menyampaikan bahwa penyerahan sapi kurban adalah bagian dari ikhtiar pemerintah membangun kedekatan dengan rakyat dan menanamkan semangat berbagi.
“Semoga kurban ini menjadi sarana kita menjalin silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarsesama. Hari ini, kita ingin semua masyarakat bisa ikut menikmati kebahagiaan,” katanya. (RK1)







