Menu

Mode Gelap
Keluarga Almarhum Turnip Laporkan Dugaan Perusakan Pagar di Km 15 ke Polisi ‎Bandara Letung Buka Pendaftaran Padat Karya 2026, Warga Ulu Maras Dapat Kesempatan Kerja DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Sepakat Tunda Pengesahan Ranperda LAM hingga Mei Amuk Panipahan, Alamr Siapa yang Terlambat 30 Tahun Otonomi Daerah Satgas Anti-Narkoba Riau Dibentuk, Harapan Baru Lindungi Generasi Muda

Batam

Lepas Dewan Hakim STQH XI Kepri, Wali Kota Batam Tekankan Objektivitas dan Integritas Penilaian

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. melepas Dewan Hakim STQH XI Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2025, Kamis (19/06/2025) malam. F: Ist Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. melepas Dewan Hakim STQH XI Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2025, Kamis (19/06/2025) malam. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya objektivitas dan integritas dalam penilaian lomba saat melepas keberangkatan Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2025. Acara pelepasan dilaksanakan pada Kamis malam (19/6/2025), didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd.

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan pesan khusus kepada para Dewan Hakim yang akan bertugas, agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan menjunjung tinggi nilai keadilan dan profesionalisme.

“Saya percaya, Bapak dan Ibu yang terpilih ini adalah sosok yang arif dan bijaksana. Jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan objektivitas, karena itulah yang menjadi kunci utama dalam menilai lomba keagamaan seperti STQH,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan kebanggaannya terhadap Kafilah Kota Batam yang selama ini kerap menorehkan prestasi gemilang di ajang STQH tingkat provinsi. Namun, ia mengingatkan bahwa kemenangan harus diraih dengan cara yang terhormat.

“Prestasi tidak ada artinya jika diraih dengan cara yang tidak objektif. Hanya dengan penilaian yang jujur dan adil, kita bisa memberikan penghargaan yang benar-benar layak kepada peserta terbaik,” tegasnya.

Menariknya, keterwakilan Dewan Hakim dari Kota Batam di STQH XI tahun ini menjadi yang terbanyak dibanding daerah lain. Hal ini dianggap sebagai bentuk kepercayaan besar dari Pemerintah Provinsi Kepri terhadap kompetensi para ustaz dan ustazah dari Batam.

“Namun, banyaknya keterwakilan bukanlah ukuran utama. Yang terpenting adalah menjaga integritas dalam setiap keputusan. Satu ketidakadilan saja dapat merusak kepercayaan yang telah dibangun,” tutup Amsakar dengan penuh makna.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kejujuran dan profesionalitas dalam penyelenggaraan STQH, sekaligus mempertegas posisi Batam sebagai salah satu pusat pembinaan tilawatil Qur’an di Kepri. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Sepakat Tunda Pengesahan Ranperda LAM hingga Mei

25 April 2026 - 13:43 WIB

477 Personel Polda Kepri Dimutasi, Rotasi Jabatan untuk Penyegaran dan Peningkatan Kinerja

24 April 2026 - 18:39 WIB

Jaga Marwah Organisasi, PWI Kepri Minta DK Evaluasi Legalitas Anggota di Wadah KJK

24 April 2026 - 14:45 WIB

DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Edukasi Siswa Kelas VI SDIT Tunas Cendekia

24 April 2026 - 07:06 WIB

Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna

23 April 2026 - 20:38 WIB

Trending di Batam