Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 27 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat Ruang Asa Project Hadirkan Topi Harapan, Bangkitkan Semangat Anak YKAKI Riau Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam Penggerebekan Sabu 13 Gram di Jalan Joyo Talang Muandau, Dua Pelaku Positif Amfetamin Diamankan

Tanjungpinang

Makam Daeng Celak Aman, Lahan Sekitar Justru Dihibahkan untuk Wisata Religi

badge-check


					Tampak depan Makam Daeng Celak. F: Ist Perbesar

Tampak depan Makam Daeng Celak. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Situs Cagar Budaya Kompleks Makam Daeng Celak di Tanjungpinang dipastikan tetap utuh dan terjaga. Isu penggusuran yang sempat beredar di media sosial dinyatakan tidak benar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, M. Nazri, menegaskan bahwa hasil pengecekan lapangan bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan tidak ada aktivitas pembangunan di dalam kawasan makam.

“Area makam tetap aman dan tidak tersentuh pekerjaan apa pun. Kegiatan yang terjadi di sekitar hanya sebatas pembersihan dan pemerataan lahan,” kata Nazri, Rabu (16/7/2025).

Nazri menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung dengan pemilik lahan, Djodi Wirahadikusuma. Hasilnya, diketahui bahwa sebagian lahan yang diratakan justru akan dihibahkan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Lahan hibah ini nantinya akan digunakan sebagai fasilitas penunjang wisata sejarah dan religi. Desain kawasan sedang disiapkan oleh Dinas PUPR,” jelasnya.

Djodi mengungkapkan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian sejarah Melayu serta pengembangan pariwisata religi dan budaya di Tanjungpinang.

“Sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah, saya ingin makam Daeng Celak menjadi tempat yang nyaman bagi peziarah. Saya juga berharap keberadaan situs ini bisa membantu perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

Kompleks Makam Daeng Celak merupakan salah satu situs sejarah penting dalam jejak Kesultanan Melayu yang mencakup Riau, Lingga, Johor, dan Pahang. Selain menjadi tujuan ziarah lokal dan nasional, makam ini juga menarik minat wisatawan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Disbudpar Kota Tanjungpinang menyebut akan terus mengawasi pengelolaan kawasan cagar budaya tersebut agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat

26 April 2026 - 16:31 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Bintan Laksanakan Koordinasi Program Kampung Nelayan Merah Putih ke DKP Provinsi Kepri

24 April 2026 - 13:36 WIB

Eks DPRD Tanjungpinang Minta Perlindungan Usai Diancam

23 April 2026 - 17:27 WIB

Ansar Ahmad Bahas Kawasan Bebas Bintan–Karimun di Metro TV

23 April 2026 - 14:19 WIB

Ancaman Pembunuhan Dilaporkan, Polisi Diminta Bertindak Cepat

22 April 2026 - 14:56 WIB

Trending di Tanjungpinang