RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan membuka pintu lebar bagi sinergi bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) dalam pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus baru LAM Bintan Masa Khidmat 2025–2030, hasil Musyawarah Daerah (Musda) IV, di Kantor Bapperida Bintan, Jumat (18/07/2025).
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Roby menyampaikan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru di bawah pimpinan Dato’ Syahri, S.AP, serta menyatakan apresiasi atas peran aktif LAM dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“LAM adalah mitra strategis. Kami berharap LAM terus menjadi pengingat dan penyeimbang jalannya pemerintahan. Mari lanjutkan kolaborasi untuk melahirkan program-program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Roby.
Sebanyak 40 Dato’ ditetapkan dalam struktur harian LAM Bintan untuk masa khidmat lima tahun ke depan. Rencananya, penabalan kepengurusan akan digelar pada 2 Agustus 2025 mendatang.
Lebih dari sekadar simbol budaya, LAM Bintan diharapkan menjadi pemandu arah pembangunan berbasis kearifan lokal. Dengan nilai-nilai adat yang terjaga, Bintan diarahkan tak hanya maju secara infrastruktur, tapi juga kuat secara identitas sebagai bagian dari jantung budaya Melayu di Indonesia. (RK9)
Editor: Dana Asmara







