Menu

Mode Gelap
Camat Sail Ajak ASN Gunakan Produk BRK Syariah, Langsung Buka Tabungan Haji Bersama Keluarga Mahasiswa KKN UGM Gandeng TP PKK Jemaja Timur Jalankan Program Pemberdayaan Masyarakat Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 7 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Cerah Berawan, Hujan Lokal Masih Mengintai Wildan Muzamil Imam, Dapat Bantuan Dana Pendidikan Dari PT Timah, Untuk Kuliah di STIQ ZAD Cianjur Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif dalam RUU Daerah Kepulauan

Riau

Pedemo Tolak Relokasi dari TNTN Sudah Berdatangan ke Kantor Gubri

badge-check


					Aksi warga tolak relokasi dari TNTN sebelumnya. (net). Perbesar

Aksi warga tolak relokasi dari TNTN sebelumnya. (net).

RiauKepri.com, PEKANBARU- Subuh lagi sejumlah pedemo yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP), sudah mulai berdatangan menuju ke titik aksi Kantor Gubernur Riau, Senin (21/7/2025).

Pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru, terutama dari Shabara, juga tak mau kecolongan, mereka sudah berada di lokasi sejak malam hari dan berganti shift pada subuh hari. Terlihat sejumlah anggota kepolisian menunaikan sholat Subuh berjemaah di masjid dalam lingkungan kantor Gubri.

Kondisi di lapangan pada pukul 05.40 WIB, terlihat sejumlah pedemo berkumpul di Pustaka Wilayah (Puswil), menunggu semua terkumpul dan menunggu arahan. Sementara itu pihak kepolisian terlihat berjaga-jaga di kantor gubernur.

Menyusul aksi ini, sejumlah pihak kantor yang berada dekat dengan lokasi aksi demo mengingatkan kepada karyawannya untuk mengalihkan pintu masuk ke kantor, hal ini menghindari kemacetan dan hal-hal buruk lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi demonstrasi damai akan berlangsung pada Senin hingga Rabu, 21–23 Juli 2025. Dalam surat pemberitahuan ke pihak berwajib, Koordinator Umum aksi, Wandri Saputra Simbolon, menglaim akan melibatkan sekitar 15.000 peserta aksi yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat terdampak relokasi, khususnya dari Kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Ukui, Pelalawan.

Panglima Utama Laskar Melayu Bersatu (LMB) Nusantara, Datuk Besar Muhammad Uzer, sebelum mengingatkan bahwa sesuai informasi yang dia dapat bahwa pedemo akan menanggalkan kantor gubernur dan kantor Kejati Riau.

“Hal ini tentu tidak dibenarkan. Apalagi di dalam Kantor Gubernur Riau ada Datuk Seri Setia Amanah, dia adalah payung negeri yang harus kami jaga,” ungkapnya.

Datuk Uzer juga meminta aparat keamanan untuk bersiaga agar situasi tidak berkembang menjadi konflik horizontal. “Kami ingatkan, jangan sampai merusak pagar kantor gubernur, sebab ini sudah melampaui batas. Kepada pihak keamanan, tolong jaga ini agar persoalan tidak meluas. Jangan sampai ada amuk Melayu,” ucap Datuk Uzer. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Camat Sail Ajak ASN Gunakan Produk BRK Syariah, Langsung Buka Tabungan Haji Bersama Keluarga

7 Juli 2026 - 07:42 WIB

WALHI Minta Dukung LAMR, Isu Wilayah Adat Jadi Sorotan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup di Riau

6 Juli 2026 - 13:18 WIB

Tokoh Riau A. Z. Fachri Yasin Kecewa, Sikap Manajemen Riau Pos Grup terhadap H Rida K Liamsi

6 Juli 2026 - 12:37 WIB

Azlaini Agus: Tokoh Riau Tak Akan Biarkan Datuk Seri Rida K Liamsi Sendiri Hadapi Kasusnya

5 Juli 2026 - 19:30 WIB

Putra Pendiri Riau Pos Murka: Jangan Petantang-Petenteng ke Riau, Hormati Rida K Liamsi

5 Juli 2026 - 17:58 WIB

Trending di Pekanbaru